- Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah TPA Kawatuna
- Aktivitas Gempa di Sulteng Kembali Meningkat, Tembus 121 Kejadian dalam Sepekan
- Ketua KONI Sulteng Harap Berani Cup Lahirkan Pemain Nasional dan Internasional
- Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Akbar Supratman: Kabar Baik untuk Sulteng
- Gibran Minta Maaf Usai Siswa Keracunan MBG, Sarankan Bawa Bekal yang Dimasak Ibu
- Ahmad Ali Dorong PSI Donggala Perkuat Struktur dan Solidaritas Menuju Pemilu 2029
- Viral Berdandan hingga Tuai Kritik dari Warganet, Guru SD di Tolitoli Kini Diberhentikan
- Warga Jalan Durian Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap
- Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Nasional 2027, Total Ada 26 Hari
- Antisipasi Antrean Solar di Sulteng, Pemprov Dorong Kemudahan Pengisian BBM Truk Kontainer
Aktivitas Gempa di Sulteng Kembali Meningkat, Tembus 121 Kejadian dalam Sepekan

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempabumi periode 11-17 September 2026. (Foto: BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Aktivitas gempa di Sulawesi Tengah dan sekitarnya kembali meningkat dalam sepekan terakhir. BMKG Stasiun Geofisika Palu mencatat 121 kejadian gempabumi sepanjang periode dari 11 hingga 17 September 2026.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya. Pada periode 4-10 September 2026, tercatat sebanyak 89 kejadian gempabumi di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
Baca Lainnya :
- SMK Bina Bakat Palu Kehilangan Akses Dapodik, Siswa Gagal Ujian Nasional
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- Eks Dirut PDAM Banggai Jadi Tersangka Korupsi Dana Penyertaan Modal
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- OJK Sulteng Buka Layanan Pengaduan untuk Korban Keuangan Ilegal
Dari 121 kejadian yang tercatat pada pekan 11-17 September, sebanyak 101 gempa bermagnitudo di bawah 3, sedangkan 20 kejadian bermagnitudo 3 hingga 5.
Jika dirinci berdasarkan tanggal, pada 11 September tercatat 23 kejadian, 12 September sebanyak 14 kejadian, dan 13 September sebanyak 13 kejadian.
Selanjutnya, pada 14 September tercatat 20 kejadian, kemudian 16 kejadian pada 15 September.
Jumlah tertinggi terjadi pada 16 September dengan 24 kejadian, sementara 17 September tercatat 11 kejadian.
Dengan demikian, terdapat penambahan 32 kejadian dibandingkan pekan sebelumnya, dari 89 menjadi 121 kejadian gempabumi. (nul)









