- Viral Berdandan hingga Tuai Kritik dari Warganet, Guru SD di Tolitoli Kini Diberhentikan
- Warga Jalan Durian Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap
- Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Nasional 2027, Total Ada 26 Hari
- Antisipasi Antrean Solar di Sulteng, Pemprov Dorong Kemudahan Pengisian BBM Truk Kontainer
- Hilang Kontak Hampir Dua Hari di Perairan Luwuk-Taliabu, 3 Awak KM Balama Ditemukan Selamat
- Prabowo Resmi Copot Purbaya dari Jabatan Menkeu, Suahasil Ditunjuk sebagai Pengganti
- Gaji di Bawah UMP Bisa Dapat Bantuan Bedah Rumah Gratis
- DPRD Kota Palu Prioritaskan Empat Ranperda Inisiatif untuk Propemperda 2027
- Ketua DPRD Kota Palu Dorong Warga Maksimalkan Fasilitas Kesehatan yang Ditanggung Pemerintah
- Nurhalis Nur Ajak Warga Palu Perbanyak Doa dan Amal di Tengah Kemarau
Warga Jalan Durian Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap

Keterangan Gambar : Polresta Palu memasang garis polisi di TKP rumah korban di Jalan Durian, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. (Foto: Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU – Seorang warga Jalan Durian, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, ditemukan tewas di belakang rumahnya, Selasa (15/9/2026) pagi. Pria tersebut diduga tersengat arus listrik saat hendak memperbaiki bagian atap rumah.
Korban diketahui bernama Jumani (53), warga setempat yang bekerja sebagai wiraswasta. Ia ditemukan sekitar pukul 08.45 Wita dalam kondisi tidak bernyawa di atas tembok belakang rumah.
Baca Lainnya :
- SMK Bina Bakat Palu Kehilangan Akses Dapodik, Siswa Gagal Ujian Nasional
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena, melalui Kapolsek Palu Barat IPTU Irfan Muzakar, menjelaskan penemuan korban bermula saat seorang warga bernama Ridwan (55) sedang mencuci muka di belakang rumahnya sekitar pukul 08.10 Wita.
Saat itu, Ridwan melihat Jumani berada di atas tembok. Ia kemudian memanggil korban beberapa kali, tetapi tidak mendapat respons.
“Saksi melihat korban berada di atas tembok. Setelah dipanggil beberapa kali, korban tidak memberikan respons. Saksi kemudian meminta bantuan tetangga,” kata IPTU Irfan, Selasa (15/9/2026).
Tetangga korban, Rahman (57), kemudian mendatangi lokasi dan memeriksa kondisi Jumani dengan memegang bagian kaki. Namun, korban sudah tidak bergerak.
Rahman selanjutnya memanggil keluarga korban dan menghubungi pihak kepolisian.
Polsek Palu Barat tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita. Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengimbau warga menjauh dari lokasi.
Polisi kemudian menghubungi Unit Inafis Polresta Palu dan PLN Rayon Kamonji untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.
Petugas Inafis melakukan olah TKP, sementara pihak PLN memastikan kondisi kelistrikan di sekitar rumah korban.
Setelah kondisi dinyatakan aman, korban kemudian dievakuasi ke dalam rumah bersama warga dan pihak keluarga.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga Jumani meninggal dunia setelah tersengat arus listrik saat hendak membersihkan atau memperbaiki bagian belakang atap rumah.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Meski demikian, petugas tetap melakukan visum et repertum (VER) di kediaman korban dan membuat berita acara penolakan autopsi. (nul)









