- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
Damkar Palu Telusuri Penyebab Kebakaran Pasar Masomba, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah

Keterangan Gambar : Kondisi pasca kebakaran besar yang melanda Pasar Masomba, Senin (29/7/2025). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu tengah melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap penyebab kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Masomba pada Senin (28/7/2025) sore.
Hingga Selasa (29/7/2025), tim Damkar melakukan pendataan langsung di lokasi.
Baca Lainnya :
- Kasus Kebakaran di Palu Tembus 200 Insiden Sepanjang Januari–Juli 2025
- Pasca Kebakaran Pasar Masomba, Warga Bersihkan Puing
- Langkah Kecil, Dampak Besar: Perempuan Sulteng Dilatih Jadi Mandiri Lewat Sentuhan Seni
- Warga Korban Kebakaran Masomba Minta Pemkot Tingkatkan Upaya Pencegahan
- Kebakaran di Pasar Masomba Palu, Damkar Kerahkan 12 Unit Armada
Pemeriksaan dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Inspeksi, Farhan Hafid, yang menyebutkan bahwa identifikasi korban serta taksiran kerugian menjadi fokus utama.
"Investigasi awal kami mencakup dua hal, yakni menyelidiki penyebab kebakaran dan menginventarisasi jumlah korban serta kerugian yang ditimbulkan," kata Farhan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, api melahap sedikitnya 15 petak kios, satu bangunan kos, serta sejumlah area lain yang ikut terdampak.
Petugas juga melakukan pengukuran luas area terbakar dan memverifikasi langsung ke pemilik usaha di lokasi kejadian.
Terkait kerugian, Damkar memperkirakan nilainya mencapai miliaran rupiah, mencakup bangunan maupun barang dagangan yang ikut terbakar.
Farhan mengungkapkan bahwa dalam proses pemadaman, timnya sempat terkendala akses menuju titik api.
Kerumunan warga menghambat dari sisi selatan, sementara dari arah utara tidak ada jalur langsung menuju lokasi kebakaran.
“Akhirnya kami harus masuk melalui lorong-lorong kecil agar bisa menyambungkan selang ke titik api,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses pendataan dilakukan untuk mendukung kebutuhan administrasi, seperti penerbitan Surat Keterangan Kebakaran, dan sebagai dasar pertimbangan penyaluran bantuan.
Farhan menambahkan, penting bagi fasilitas umum seperti pasar dan rumah sakit untuk dilengkapi dengan bak penampungan air sebagai antisipasi kebakaran.
“Setiap pasar, rumah sakit, dan fasilitas umum seharusnya memiliki bak penampungan air yang bisa dimanfaatkan saat kondisi darurat,” ujarnya. (Rul)










