- 10 Pilihan Web untuk Mengikuti Perkembangan Story dari Profil Publik
- 7 Website yang Memudahkan Kamu Mengikuti Beragam Informasi dari Aceh
- Karakteristik Permainan Digital AvandaGame yang Menyediakan Game Online Melalui Browser
- 10 Platform Download Konten Instagram yang Mendukung Berbagai Jenis Media
- 10 Platform Download Video TikTok yang Mudah Dijangkau melalui Browser
- Morowali-Palu Masuk 15 Besar Daerah dengan Biaya Hidup Termahal di Sulawesi
- Kemensos Akui Bansos Dianggap Gaji Rutin, Penerima Disebut Bisa Demotivasi
- Cara Melatih Listening untuk Mendukung Percakapan Bahasa Inggris
- 9 Website untuk Membantu Mencari Kunci Lagu Saat Belajar Gitar
- Koleksi Hijab HijabyZakia untuk Melengkapi Fashion Sehari-hari
Jembatan Wombo Kalonggo Dibangun, Akses Warga Antar Desa di Donggala Makin Mudah

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid meninjau langsung pembangunan jembatan tersebut saat mengunjungi Desa Wombo Kalonggo, Minggu (4/10/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, DONGGALA - Pembangunan Jembatan Wombo Kalonggo di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat antardesa.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid meninjau langsung pembangunan jembatan tersebut saat mengunjungi Desa Wombo Kalonggo, Minggu (4/10/2026).
Baca Lainnya :
- Hari Pajak Nasional 2025, Anwar Hafid Ajak Warga: Mari Berani Bayar Pajak
- Sulteng Kembali Tembus Final Indonesia Derby 2025 Lewat Tangan Pelatih Edo Apriansyah
- Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian
- Polres Donggala Tangani 40 Kasus Narkotika Sejak Awal 2025, 53 Tersangka Diamankan
- Patah Sayap di Pinembani: Sosok Ariel Sharon di Mata Sahabat dan Kolega
Menurut Anwar Hafid, jembatan tersebut memiliki peran penting karena menjadi salah satu jalur yang menghubungkan sejumlah wilayah dan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Ini sebenarnya jembatan jalan kabupaten, tetapi karena kita membantu pemerintah kabupaten dalam kondisi keuangan yang tidak memungkinkan, kita membantu pemerintah. Ini jalur yang sangat vital bagi masyarakat antara dua desa. Ini sama dengan Berani Lancar, namanya tol desa,” ujar Anwar Hafid.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tidak hanya berkaitan dengan akses menuju Desa Wombo Kalonggo, tetapi juga mendukung hubungan dengan Desa Wombo, Desa Wombo Mpanau, dan wilayah di sekitarnya.
Dengan adanya akses tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk bepergian antardesa dan mengakses berbagai kebutuhan di wilayah sekitar.
Anwar mengatakan pembangunan jalan dan jembatan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperlancar akses masyarakat hingga ke wilayah desa.
Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Pemerintah akan menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Pembangunan Jembatan Wombo Kalonggo tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program Berani Lancar yang diarahkan untuk memperkuat akses jalan dan jembatan di berbagai wilayah Sulawesi Tengah. (nul)









