- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
Setahun Sulteng BERANI, Gubernur dan Wagub Tegaskan 9 Program Prioritas untuk Kesejahteraan Rakyat

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, menggelar tasyakuran peringatan satu tahun Sulteng BERANI di pelataran Masjid Raya Baitul Khairaat, Minggu (22/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, menggelar tasyakuran peringatan satu tahun Sulteng BERANI. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan dzikir, doa bersama, dan buka puasa bersama ribuan masyarakat di pelataran Masjid Raya Baitul Khairaat, Minggu (22/2/2026).
Selain tasyakuran, acara ini juga dirangkaikan dengan pelepasan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, yang bertugas menyampaikan dakwah sekaligus mensosialisasikan program 9 BERANI ke seluruh kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Fathur Razaq Jajaki Kolaborasi KONI Sulteng–Sulut untuk PON 2032
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
- Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Longsor di WPR Kayuboko, Dinas ESDM Tinjau Lokasi
- Ini Daerah dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Sulawesi Tengah
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa sembilan program prioritas “BERANI” merupakan komitmen nyata pemerintahannya bersama Wakil Gubernur untuk meringankan beban hidup masyarakat dan membawa Sulawesi Tengah semakin maju.
“Kalau 9 BERANI ini tercapai, insya Allah Sulawesi Tengah akan semakin maju. Program ini dirancang agar benar-benar memberikan dampak dan mengurangi beban hidup rakyat,” tegas Gubernur di hadapan ribuan warga.
Memasuki satu tahun kepemimpinan, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tengah 2025 mengalami kenaikan, dan pertumbuhan ekonomi tetap bertahan di posisi kedua tertinggi se-Sulawesi.
“Ini baru satu tahun, pondasi sudah kita bangun. Dan kita akan bekerja lebih keras lagi agar hasilnya semakin nyata dirasakan masyarakat,” lanjut Gubernur.
Melalui program BERANI Cerdas, Pemprov Sulteng akan kembali membuka pendaftaran bantuan pendidikan pada April 2026, bekerja sama dengan sekitar 400 perguruan tinggi di Indonesia, sehingga UKT langsung ditransfer ke kampus penerima.
Sementara melalui BERANI Sehat, masyarakat tetap bisa memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah memastikan akses kesehatan terbuka bagi seluruh warga.
Selain itu, pemerintah juga terus menyukseskan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, yang kini hadir di Sulawesi Tengah.
Di sektor konektivitas dan ekonomi, Pemprov menargetkan pembukaan penerbangan internasional langsung serta mendorong pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri agar ke depan dapat menjadi embarkasi haji.
“Kita ingin Sulawesi Tengah semakin dikenal, semakin ramai dikunjungi, dan ekonominya terus tumbuh,” kata Gubernur optimistis.
Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido menambahkan, Pemprov terus mendorong peningkatan layanan kesehatan, termasuk penguatan dokter spesialis di daerah serta rencana pengembangan Rumah Sakit Pendidikan di Sulawesi Tengah.
“Kita ingin ke depan Sulawesi Tengah mampu memenuhi kebutuhan dokter spesialis sendiri, sehingga masyarakat tidak perlu jauh berobat ke luar daerah,” jelasnya.
Acara ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Sekda Sulteng Novalina, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Ketua DPRD Moh. Arus Abdul Karim, Ketua FKUB Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. (Nul/Nl)


.jpg)







