- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng

Keterangan Gambar : Peringatan dini tinggi gelombang di sejumlah perairan Sulawesi Tengah. (Foto : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu/ig @cuaca_sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang untuk sejumlah perairan di Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 22 Februari pukul 08.00 WITA hingga 25 Februari pukul 08.00 WITA.
Meski cuaca di daratan Sulawesi Tengah diprakirakan cerah hingga cerah berawan, BMKG mencatat adanya potensi hujan sedang pada sore hingga malam hari.
Baca Lainnya :
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
- Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Longsor di WPR Kayuboko, Dinas ESDM Tinjau Lokasi
- 192 UMKM Meriahkan Pembukaan Pasar Kuliner Ramadan di Palu
- Cegah Balap Liar, Patroli Subuh Ditingkatkan Selama Ramadan
- Kota Palu Raih Nilai Tertinggi Penilaian Pangan Aman di Wilayah Kerja BPOM
Menurut prakiraan BMKG, angin bergerak dari barat ke utara dengan kecepatan 5 hingga 20 knot. Adapun wilayah yang diprediksi mengalami kecepatan angin maksimum terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Tolitoli, serta Teluk Tomini Selatan Parigi Moutong, Teluk Tomini, Teluk Tomini Utara Banggai, serta Perairan Timur Banggai.
Akibat kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25–1,5 meter berpotensi terjadi di Teluk Tomini hingga Perairan Banggai Laut, termasuk Perairan Palu–Donggala, Perairan Tolitoli, Perairan Buol, Perairan Selatan Banggai, Perairan Banggai Kepulauan, dan Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau nelayan dan pengguna kapal kecil untuk tetap waspada, karena gelombang tinggi bisa berisiko saat angin mencapai 15–16 knot. Kapal tongkang juga berpotensi terdampak jika gelombang mencapai 1,5 meter. (Nul/Nl)










