- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng

Keterangan Gambar : Peringatan dini tinggi gelombang di sejumlah perairan Sulawesi Tengah. (Foto : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu/ig @cuaca_sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang untuk sejumlah perairan di Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 22 Februari pukul 08.00 WITA hingga 25 Februari pukul 08.00 WITA.
Meski cuaca di daratan Sulawesi Tengah diprakirakan cerah hingga cerah berawan, BMKG mencatat adanya potensi hujan sedang pada sore hingga malam hari.
Baca Lainnya :
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
- Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Longsor di WPR Kayuboko, Dinas ESDM Tinjau Lokasi
- 192 UMKM Meriahkan Pembukaan Pasar Kuliner Ramadan di Palu
- Cegah Balap Liar, Patroli Subuh Ditingkatkan Selama Ramadan
- Kota Palu Raih Nilai Tertinggi Penilaian Pangan Aman di Wilayah Kerja BPOM
Menurut prakiraan BMKG, angin bergerak dari barat ke utara dengan kecepatan 5 hingga 20 knot. Adapun wilayah yang diprediksi mengalami kecepatan angin maksimum terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Tolitoli, serta Teluk Tomini Selatan Parigi Moutong, Teluk Tomini, Teluk Tomini Utara Banggai, serta Perairan Timur Banggai.
Akibat kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25–1,5 meter berpotensi terjadi di Teluk Tomini hingga Perairan Banggai Laut, termasuk Perairan Palu–Donggala, Perairan Tolitoli, Perairan Buol, Perairan Selatan Banggai, Perairan Banggai Kepulauan, dan Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau nelayan dan pengguna kapal kecil untuk tetap waspada, karena gelombang tinggi bisa berisiko saat angin mencapai 15–16 knot. Kapal tongkang juga berpotensi terdampak jika gelombang mencapai 1,5 meter. (Nul/Nl)










