DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan

By Inul Irfani 13 Jul 2026, 12:23:34 WIB Daerah
DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Longki Djanggola, meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/7/2026). (Foto: Ist)


Likeindonesia.com, PALU – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Longki Djanggola, meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/7/2026). 


Dalam kunjungan pengawasan tersebut, Longki meninjau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang telah memberikan akses pendidikan kepada 183 anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Lainnya :


Longki mengatakan, program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terkendala kondisi ekonomi.


“Program ini merupakan salah satu program hasil cepat Presiden Prabowo Subianto. Hari ini kita melihat langsung ada 183 murid yang mendapat kesempatan belajar di sini. Ini luar biasa,” kata Longki.


Mantan Gubernur Sulawesi Tengah dua periode itu menjelaskan, gagasan Sekolah Rakyat lahir dari kepedulian Presiden Prabowo terhadap anak-anak Indonesia yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.


“Ada anak-anak kita yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena ketiadaan biaya. Apa yang dicita-citakan Pak Prabowo berangkat dari keprihatinan itu,” ujarnya.


Menurut Longki, Sekolah Rakyat yang berada di bawah pembinaan Kementerian Sosial menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.


“Sekolah Rakyat ini berada di bawah Kementerian Sosial. Saya kagum melihat bagaimana sekolah ini dijalankan. Tolong jaga sekolah ini dengan baik,” katanya.


Adapun Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu telah beroperasi selama satu tahun. Saat ini proses belajar mengajar didukung oleh 15 guru, 29 wali asuh, dan 11 wali asrama yang mendampingi para peserta didik selama mengikuti pendidikan.


Longki berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar tersebut sebaik mungkin agar memiliki masa depan yang lebih baik.


“Pak Prabowo ingin anak-anak dari keluarga yang tidak mampu bisa terangkat harkat dan martabatnya. Pada akhirnya mereka memiliki kehidupan yang lebih layak melalui pendidikan,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Anita, berharap pembangunan gedung permanen sekolah dapat segera terealisasi sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal.


“Insyaallah sekolah kami yang permanen segera terwujud,” kata Anita.


Kunjungan DPR RI tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat guna memastikan perluasan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan pemerintah. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.