- Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak
- Karhutla di Tojo Una-Una Hanguskan 54 Hektare Lahan
- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada
- Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal
- Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS Awal 2027, Kebutuhan Guru Capai 526 Ribu
- Walatana Didorong Jadi Role Model Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Punya 8 Bandara, Sulteng Masuk Jajaran Provinsi dengan Bandara Terbanyak di Indonesia
- Sulteng Salurkan Rp1 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT
- Geliat Kemerdekaan dari Lindu, Fathur Razaq Ajak Warga Jaga Persaudaraan, Adat, dan Alam
Usai Terpilih Jadi Ketua IPSI Sulteng, Abcandra Akbar Fokus Benahi Organisasi dan Pembinaan Atlet

Keterangan Gambar : Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman. (Foto: Trisakti.co.id)
Likeindonesia.com, Palu - Usai terpilih menjadi Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman langsung menegaskan fokus utamanya dalam pembenahan organisasi dan penguatan pembinaan atlet.
Dalam kepemimpinannya, Abcandra menekankan pentingnya penataan internal organisasi, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Lonjakan HIV di Sulteng Mengkhawatirkan, Remaja Mulai Masuk Kelompok Rentan
- Polda Sulteng Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana dan Antisipasi Konflik Sosial di Palu
- IJTI Sulteng Himpun Donasi Hampir Rp30 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera
- Usai Terpilih Jadi Ketua IPSI Sulteng, Abcandra Akbar Fokus Benahi Organisasi dan Pembinaan Atlet
- Disperindag Kota Palu Gencar Pasar Murah di Gereja Jelang Nataru
Menurutnya, fondasi organisasi yang tertata rapi akan berdampak langsung pada prestasi atlet di masa mendatang.
Salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan adalah kemungkinan mendatangkan pelatih dari luar daerah untuk meningkatkan kualitas latihan. Opsi ini, katanya, akan dibahas bersama para senior dan perguruan agar pembinaan bisa berjalan optimal.
"Hal-hal yang menyangkut kebutuhan atlet akan menjadi pertimbangan. Kontrak pelatih dari luar akan kami diskusikan dengan para senior dan perguruan. Kami ingin pembinaan berjalan optimal," ujarnya.
Selain itu, Abcandra telah berdiskusi dengan Menteri BUMN Erick Thohir mengenai dukungan sarana dan prasarana olahraga di Sulawesi Tengah.
Ia menegaskan seluruh kebutuhan atlet akan dipertimbangkan dengan matang sebagai bagian dari peningkatan kualitas pembinaan.
Abcandra juga menekankan bahwa IPSI Sulteng di bawah kepemimpinannya tidak akan diarahkan pada kepentingan politik.
"Untuk IPSI ini, saya tegaskan tidak ada kepentingan politik. Fokus kita adalah diplomasi budaya dan memperkenalkan Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Diketahui, Abcandra terpilih secara aklamasi dalam Musprov VIII IPSI Sulteng yang berlangsung pada 6–7 Desember di Palu, menggantikan Muhammad Irwan Lapatta yang telah menuntaskan masa jabatannya. (Nul/Nl)





1.jpg)




