- Kualitas Udara Palu Memburuk, BMKG Sebut Ada Pengaruh Polutan dari Papua Selatan
- Pemprov Sulteng Siapkan Venue Kapasitas 50 Ribu Orang di Hutan Kota Palu untuk Pesparawi 2029
- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada

Keterangan Gambar : Peta peringatan dini kekeringan meteorologis untuk sejumlah wilayah Sulawesi Tengah pada periode 21-31 Agustus 2026. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri/@iklim_sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk sejumlah wilayah Sulawesi Tengah pada periode 21-31 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri, terdapat tujuh kabupaten yang masuk kategori waspada, yakni Buol, Tolitoli, Donggala, Poso, Tojo Una-Una, Banggai, dan Banggai Laut.
Baca Lainnya :
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Di Kabupaten Banggai Laut, wilayah yang masuk kategori waspada mencakup Kecamatan Banggai dan Banggai Selatan. Sementara di Kabupaten Banggai meliputi Bualemo, Bunta, Luwuk, Luwuk Utara, dan Pagimana.
Untuk Kabupaten Poso, seluruh kecamatan masuk dalam kategori waspada. Sedangkan di Kabupaten Tolitoli, wilayah yang masuk daftar yakni Basidondo dan Dampal Selatan.
Di Kabupaten Donggala, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meliputi Sojol, Sojol Utara, dan Labuan. Sementara di Kabupaten Buol mencakup Paleleh, Bunobogu, Lakea, dan Momonu.
Adapun di Kabupaten Tojo Una-Una, wilayah yang masuk kategori waspada meliputi Tojo, Ampana Tete, Walea Kepulauan, dan Una-Una.
Peringatan tersebut disusun berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) serta prakiraan hujan. BMKG menyebut kondisi ini sebagai indikasi awal kekeringan yang perlu diantisipasi agar dampaknya tidak meluas.
“Kondisi El Nino yang beriringan dengan musim kemarau berpotensi memperkuat kondisi kering dan meningkatkan risiko berkurangnya ketersediaan air,” jelas laporan BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri, dikutip dari instagram resmi @iklim_sulteng, Jumat (21/8/2026).
Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air, menyiapkan cadangan air, menyesuaikan aktivitas pertanian, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (nul)










