Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak

By Inul Irfani 22 Agu 2026, 20:28:15 WIB Bencana
Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak

Keterangan Gambar : Ilustrasi sawah kekeringan. (Foto: iStockphoto)


Likeindonesia.com, PARIMO – Kekeringan melanda sembilan desa di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dan berdampak terhadap sekitar 1.400 hektare lahan sawah.


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi kekeringan terjadi akibat tidak adanya curah hujan. Wilayah terdampak tersebar di tiga kecamatan, yakni Mepanga, Bolano Lambunu, dan Tomini.

Baca Lainnya :


Di Kecamatan Mepanga, kekeringan melanda Desa Kotaraya Induk, Kotaraya Barat, Kotaraya Timur, Kotaraya Selatan, Kotaraya Tenggara, Kayu Agung, dan Ogotion. Sementara di Kecamatan Bolano Lambunu terjadi di Desa Anutapu dan di Kecamatan Tomini terjadi di Desa Ambesia Barat.


BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan asesmen dan kaji cepat serta berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat. Hingga Jumat (21/8/2026), kondisi kekeringan masih berlangsung.


Di Desa Kayu Agung, debit sumber air utama tercatat hanya sekitar 25 persen dari kondisi normal.


Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengimbau pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dan pemantauan terhadap kondisi kekeringan.


“Pemerintah daerah perlu memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, dan deteksi dini,” kata Berton, dilansir dari laman resmi bnpb.go.id, Sabtu (22/8/2026).


Berton juga meminta masyarakat segera melaporkan kondisi kekeringan kepada pemerintah atau otoritas setempat agar kebutuhan penanganan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.