- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
DMI Sulteng Gelar Khitanan Massal, 150 Anak Dikhitan Gratis

Keterangan Gambar : Sejumlah anak mengikuti khitanan massal gratis di Kantor DMI Sulteng, Jalan Balai Kota Utara, Kota Palu, Minggu (28/9) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sebanyak 150 anak mengikuti khitanan massal gratis yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Minggu (28/9) pagi.
Kegiatan berlangsung di Kantor DMI Sulteng, Jalan Balai Kota Utara, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan.
Baca Lainnya :
- Palu Peringati 7 Tahun Bencana 2018 dengan Tabur Bunga dan Doa Lintas Agama
- Maulid Nabi di Petobo, Tradisi Religius yang Bertahan di Tengah Luka Likuefaksi
- 3.000 PPPK Resmi Dikukuhkan di Momen HUT ke-47 Kota Palu
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Hadir dan Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Palu ke-47
- Biaya Hidup di Palu Naik, Rata-rata Pengeluaran Warga Capai Rp1,6 Juta Sebulan
Sejak pagi, ratusan peserta bersama orang tua memadati lokasi kegiatan.
Peserta khitanan massal kali ini berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, hingga Parigi Moutong.
Anak-anak yang dikhitan berusia antara 3 hingga 11 tahun.
Proses khitanan dilakukan secara manual dengan melibatkan 17 tenaga medis dari Rumah Sehat Baznas Sitti Masyithah Palu.
Setelah tindakan, anak-anak mendapat obat pereda nyeri, antibiotik, serta bingkisan camilan.
Ketua Panitia Khitanan Massal DMI Sulteng, Irwansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang sudah memasuki tahun ketujuh.
“Setiap tahun kami menargetkan seribu anak yang bisa dikhitan. Untuk pelaksanaan hari ini, total ada 150 anak yang ikut dengan persyaratan cukup membawa Kartu Keluarga,” jelas Irwansyah.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meringankan beban orang tua dalam melaksanakan khitanan anak.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa merasakan bantuan dari kami,” ujarnya.
Salah satu orang tua peserta, Rizky, warga Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitanan massal tersebut.
“Menurut saya kegiatan dari DMI ini sangat bagus. Kami yang belum sempat mengkhitankan anak jadi dimudahkan. Saya sendiri membawa dua anak, masing-masing usia 5 dan 6 tahun,” kata Rizky.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat. (Rul/Nl)










