- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
DMI Sulteng Gelar Khitanan Massal, 150 Anak Dikhitan Gratis

Keterangan Gambar : Sejumlah anak mengikuti khitanan massal gratis di Kantor DMI Sulteng, Jalan Balai Kota Utara, Kota Palu, Minggu (28/9) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sebanyak 150 anak mengikuti khitanan massal gratis yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Minggu (28/9) pagi.
Kegiatan berlangsung di Kantor DMI Sulteng, Jalan Balai Kota Utara, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan.
Baca Lainnya :
- Palu Peringati 7 Tahun Bencana 2018 dengan Tabur Bunga dan Doa Lintas Agama
- Maulid Nabi di Petobo, Tradisi Religius yang Bertahan di Tengah Luka Likuefaksi
- 3.000 PPPK Resmi Dikukuhkan di Momen HUT ke-47 Kota Palu
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Hadir dan Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Palu ke-47
- Biaya Hidup di Palu Naik, Rata-rata Pengeluaran Warga Capai Rp1,6 Juta Sebulan
Sejak pagi, ratusan peserta bersama orang tua memadati lokasi kegiatan.
Peserta khitanan massal kali ini berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, hingga Parigi Moutong.
Anak-anak yang dikhitan berusia antara 3 hingga 11 tahun.
Proses khitanan dilakukan secara manual dengan melibatkan 17 tenaga medis dari Rumah Sehat Baznas Sitti Masyithah Palu.
Setelah tindakan, anak-anak mendapat obat pereda nyeri, antibiotik, serta bingkisan camilan.
Ketua Panitia Khitanan Massal DMI Sulteng, Irwansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang sudah memasuki tahun ketujuh.
“Setiap tahun kami menargetkan seribu anak yang bisa dikhitan. Untuk pelaksanaan hari ini, total ada 150 anak yang ikut dengan persyaratan cukup membawa Kartu Keluarga,” jelas Irwansyah.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meringankan beban orang tua dalam melaksanakan khitanan anak.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa merasakan bantuan dari kami,” ujarnya.
Salah satu orang tua peserta, Rizky, warga Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitanan massal tersebut.
“Menurut saya kegiatan dari DMI ini sangat bagus. Kami yang belum sempat mengkhitankan anak jadi dimudahkan. Saya sendiri membawa dua anak, masing-masing usia 5 dan 6 tahun,” kata Rizky.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat. (Rul/Nl)










