- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
DMI Sulteng Gelar Khitanan Massal, 150 Anak Dikhitan Gratis

Keterangan Gambar : Sejumlah anak mengikuti khitanan massal gratis di Kantor DMI Sulteng, Jalan Balai Kota Utara, Kota Palu, Minggu (28/9) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sebanyak 150 anak mengikuti khitanan massal gratis yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Minggu (28/9) pagi.
Kegiatan berlangsung di Kantor DMI Sulteng, Jalan Balai Kota Utara, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan.
Baca Lainnya :
- Palu Peringati 7 Tahun Bencana 2018 dengan Tabur Bunga dan Doa Lintas Agama
- Maulid Nabi di Petobo, Tradisi Religius yang Bertahan di Tengah Luka Likuefaksi
- 3.000 PPPK Resmi Dikukuhkan di Momen HUT ke-47 Kota Palu
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Hadir dan Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Palu ke-47
- Biaya Hidup di Palu Naik, Rata-rata Pengeluaran Warga Capai Rp1,6 Juta Sebulan
Sejak pagi, ratusan peserta bersama orang tua memadati lokasi kegiatan.
Peserta khitanan massal kali ini berasal dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, hingga Parigi Moutong.
Anak-anak yang dikhitan berusia antara 3 hingga 11 tahun.
Proses khitanan dilakukan secara manual dengan melibatkan 17 tenaga medis dari Rumah Sehat Baznas Sitti Masyithah Palu.
Setelah tindakan, anak-anak mendapat obat pereda nyeri, antibiotik, serta bingkisan camilan.
Ketua Panitia Khitanan Massal DMI Sulteng, Irwansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang sudah memasuki tahun ketujuh.
“Setiap tahun kami menargetkan seribu anak yang bisa dikhitan. Untuk pelaksanaan hari ini, total ada 150 anak yang ikut dengan persyaratan cukup membawa Kartu Keluarga,” jelas Irwansyah.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meringankan beban orang tua dalam melaksanakan khitanan anak.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa merasakan bantuan dari kami,” ujarnya.
Salah satu orang tua peserta, Rizky, warga Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitanan massal tersebut.
“Menurut saya kegiatan dari DMI ini sangat bagus. Kami yang belum sempat mengkhitankan anak jadi dimudahkan. Saya sendiri membawa dua anak, masing-masing usia 5 dan 6 tahun,” kata Rizky.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat. (Rul/Nl)










