- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Gempa M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG Sebut Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 06.24 WIB. (Dok. BMKG)
Likeindonesia.com, JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 06.24 WIB. Gempa tektonik ini berpusat pada koordinat 52,51° LU dan 160,26° BT dengan kedalaman 18 kilometer.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tergolong dangkal dan diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench), dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).
Baca Lainnya :
- Akhirnya, Perang Berakhir! Thailand dan Kamboja Sepakat Berdamai
- Orang Miskin RI Paling Banyak Tinggal di Jawa, Angkanya Tembus 12,56 Juta
- Rekening Nganggur Lebih dari 3 Bulan? Waspada, Bisa Kena Beku Sementara dari PPATK!
- Gaji dan Tunjangan PNS Golongan 3a–3d Cair 1 Agustus 2025, Ini Rinciannya
- BPS: Warga dengan Pengeluaran Kurang dari Rp20.305 per Hari Masuk Kategori Miskin
Laporan dari Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) menyebutkan bahwa gempa ini berpotensi memicu tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. Sementara itu, hasil analisis BMKG juga menunjukkan potensi tsunami di sejumlah wilayah Indonesia dengan status waspada dengan ketinggian tsunami diperkirakan kurang dari 0,5 meter.
Wilayah yang berstatus waspada meliputi:
- Talaud (perkiraan tiba: 14.52 WITA)
- Kota Gorontalo (16.39 WITA)
- Halmahera Utara (16.04 WIT)
- Manokwari (16.08 WIT)
- Raja Ampat (16.18 WIT)
- Biak Numfor (16.21 WIT)
- Supiori (16.21 WIT)
- Sorong bagian utara (16.24 WIT)
- Jayapura (16.30 WIT)
- Sarmi (16.30 WIT)
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, mengimbau masyarakat pesisir di wilayah-wilayah tersebut agar tetap tenang dan menjauhi pantai untuk sementara waktu berdasarkan sairan resmi BMKG Rabu (30/7/2025).
Hingga kini belum terdeteksi adanya gempa susulan. (Bim)










