- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
- Bapenda Sulteng Benahi Pajak Daerah, Sasar BBM, Air, Sampai Alat Berat
- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026), sekitar pukul 06.37 WIB. (Foto: BMKG)
Likeindonesia.com, SULUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026), sekitar pukul 06.37 WIB. Gempa terjadi di kedalaman 47 kilometer dan memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Sulawesi hingga Maluku.
Berdasarkan pemutakhiran peringatan dini oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami teramati di beberapa lokasi pengamatan muka air laut. Di Loloda, Halmahera Barat, tinggi gelombang tercatat 9 cm pada pukul 07.20 WIB. Sementara itu, di Melonguane, Kepulauan Talaud, tinggi muka air laut mencapai 19 cm pada pukul 07.27 WIB, dan di Ulusiau, Sitaro, tercatat 18 cm pada waktu yang sama.
Baca Lainnya :
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
Meski gelombang air laut yang terdeteksi masih relatif kecil, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan tetap mematuhi arahan evakuasi yang berlaku.
"Kami meminta seluruh masyarakat untuk terus memantau atau mengikuti informasi yang diberikan oleh BMKG karena menurut pemodelan, ada beberapa wilayah yang dari sisi pemodelan akan siaga, tinggi tsunaminya berkisar antara Siaga dan juga Awas," ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, dalam konferensi pers, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, sejumlah wilayah masuk dalam kategori Siaga tsunami. Di Sulawesi Utara, wilayah tersebut meliputi Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Kota Manado, Minahasa Utara bagian utara, Minahasa bagian utara, Kepulauan Minahasa, Minahasa Selatan bagian utara, Kota Bitung, hingga Bolaang Mongondow bagian utara.
Status Siaga juga diberlakukan untuk Gorontalo bagian utara, Kabupaten Buol, Kabupaten Toli-Toli, Donggala bagian utara, Kota Palu bagian barat, serta Kota Ternate di Maluku Utara.
Sementara itu, status Waspada diberlakukan di sejumlah wilayah lain, antara lain Halmahera, Halmahera Utara, Kota Tidore, Bone Bolango, Kutai Timur, Berau, Bulungan, Nunukan, Kota Bontang, dan Kota Tarakan. (nul)



.jpg)





