- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Gubernur Anwar Hafid Tinjau Lokasi Banjir Donggala, Siapkan Solusi Hulu-Hilir

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meninjau langsung lokasi banjir yang merendam sembilan desa di Kabupaten Donggala, Selasa (15/4/2025). (Foto: AH Media Center)
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meninjau langsung lokasi banjir yang merendam sembilan desa di Kabupaten Donggala, Selasa (15/4/2025).
Salah satu lokasi terdampak yang dikunjungi adalah Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa. Dalam kunjungannya, Gubernur menekankan pentingnya penanganan banjir secara menyeluruh, baik dari hulu maupun hilir.
Baca Lainnya :
- Abcandra Akbar Supratman Fasilitasi Tiket Gratis 288 Santri Arus Balik ke Jawa
- Perebutan Wilayah Angkut Picu Keributan Sopir Rental di Pelabuhan Donggala
- Dulu, Masyarakat Lembah Palu Rela Menukar Seekor Sapi Demi Beli Kain Kulit Kayu di Kulawi
Ia menyebutkan bahwa pengelolaan lahan di bagian hulu perlu segera diperbaiki, terutama oleh para pemilik lahan dan pengusaha pemegang izin.
“Sedimen dan saluran air perlu ditata ulang agar aliran air tidak tersumbat,” ujarnya di hadapan warga dan media.
Selain itu, solusi jangka pendek juga tengah disiapkan. Gubernur menyatakan akan berkoordinasi dengan Balai Jalan untuk membenahi saluran air di jalan nasional yang terdampak.
“Kalau ini jalan nasional, saya akan bicara langsung dengan Balai Jalan agar salurannya diperbesar, supaya air tidak meluap ke permukiman warga,” tambahnya.
Ia juga berkomitmen mengundang seluruh pihak terkait untuk merumuskan solusi jangka panjang dalam upaya mencegah banjir serupa di masa mendatang.
“Kita akan siapkan sistem yang lebih baik agar keselamatan warga terjamin,” tutupnya. *(bmz)










