- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
Kelangkaan LPG 3 Kg di Bima, Pemkab Panggil Agen hingga Pertamina Hari Ini

Keterangan Gambar : Ilustrasi LPG 3 kilogram. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Bima – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, Nusa Tenggara Barat, akan memanggil para agen LPG 3 kilogram dan pihak Pertamina untuk dimintai keterangan terkait kelangkaan gas bersubsidi yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Pemanggilan ini dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (16/7/2025), sebagai langkah cepat pemerintah daerah dalam menanggapi keresahan masyarakat akibat sulitnya memperoleh LPG 3 kg.
Baca Lainnya :
- Pemkot Mataram Bangun 20 Huntara untuk Warga Terdampak Banjir, Proyek Dikebut
- Cidomo, Transportasi Ikonis yang Jadi Daya Tarik Wisatawan Lombok
"Kami sudah bersurat ke beberapa agen LPG 3 kg dan Pertamina," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, dikutip dari detikBali, Rabu (16/7/2025).
Adel menjelaskan, pemanggilan ini dilakukan untuk mengklarifikasi rantai distribusi dan pengadaan gas melon di wilayah Bima. Pasalnya, kelangkaan LPG bersubsidi ini telah memicu gejolak sosial di sejumlah kecamatan.
Tak hanya agen dan Pertamina, Pemkab Bima juga akan memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bima serta jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima untuk hadir dalam pertemuan tersebut.
"Yang jelas Pemkab Bima merespons cepat untuk mengurai persoalan kelangkaan LPG 3 kg ini," tuturnya.
Langkah pemanggilan ini diharapkan dapat menemukan titik terang penyebab kelangkaan LPG 3 kg di Bima agar masyarakat kembali mendapatkan akses gas bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan. (Nul)










