- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
PFI Palu Siapkan Pameran Foto Asa di Atas Patahan, Peringati 7 Tahun Bencana

Keterangan Gambar : PFI Palu akan menggelar pameran foto jurnalistik bertajuk “Asa di Atas Patahan” pada 15–18 September 2025 di Palu Grand Mall (PGM). (Foto: Aset PFI Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu akan menggelar pameran foto jurnalistik bertajuk “Asa di Atas Patahan” dalam rangka memperingati tujuh tahun peristiwa gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Kota Palu dan sekitarnya.
Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 15–18 September 2025 di Palu Grand Mall (PGM).
Baca Lainnya :
- Pasar Tani Sulteng, Etalase Produk Petani dan UMKM Lokal
- Banyak Untung Pakai DFSK Super Cab, Kini Hadir dengan Promo Spesial di Palu
- AMSI Sulteng Sesalkan Sikap Komika Ichal Kate, Tak Mau Konfirmasi Tapi Lecehkan Media
- Mahasiswa Untad Adu Bakat Jadi News Anchor di Pekan Ilmu Komunikasi
- Satu Korban Gempa Poso Dirujuk ke RSUD Undata Palu, Jalani Operasi Kepala
Ketua PFI Palu, Muhammad Rifki, menyampaikan pameran terbuka untuk siapa saja, baik jurnalis foto maupun penggiat fotografi dari dalam dan luar negeri.
Karya bisa dikirimkan melalui alamat email palu.pfi@gmail.com.
“Jadi pameran foto jurnalistik ini terbuka untuk umum, selain intern PFI Palu, juga secara khusus mengundang seluruh pewarta foto baik itu di dalam maupun luar negeri sekaligus para penggiat fotografi,” kata Rifki di Palu, Rabu (19/8/2025).
Ia menegaskan, pameran bersifat partisipatif dan tidak berorientasi komersial.
Namun jika ada karya yang diminati pengunjung, pihak PFI akan menghubungkan langsung kepada pemilik foto sebagai pemegang hak cipta.
Rifki menambahkan, setiap peserta yang mengirimkan karya tidak akan dipungut biaya.
Semua karya yang masuk akan melalui proses kurasi oleh tim kurator PFI Palu, di antaranya pewarta foto senior Basri Marzuki dan Zainuddin MN.
“Karena memang kita memiliki ruang dan pembiayaan terbatas, jadi seluruh karya yang masuk itu akan melalui proses kurasi terutama dari segi kesesuaian tema pameran,” ujarnya.
Menurut Rifki, tema “Asa di Atas Patahan” dipilih untuk merefleksikan proses membangun kembali kehidupan pascabencana.
Selain itu, pameran ini diharapkan bisa menjadi pengingat pentingnya kesadaran mitigasi bencana.
“Karena memang pameran ini bukan sekadar mengenang duka, melainkan menjadi sebuah simbol ketangguhan jiwa manusia, kekuatan gotong royong dan visi untuk masa depan Pasigala yang lebih siap dan lebih kuat,” pungkas Rifki. (Rul)


.jpg)







