Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak

By Inul Irfani 17 Jun 2026, 12:55:23 WIB Daerah
Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak

Keterangan Gambar : Salah satu rumah warga terdampak gempa di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. (Foto: BPBD Kabupaten Sigi)


Likeindonesia.com, SIGI – Jumlah warga Kabupaten Sigi yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) dilaporkan mencapai ribuan orang.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi melalui Pusdalops-PB mencatat sebanyak 1.813 kepala keluarga (KK) atau sekitar 5.744 jiwa terdampak akibat gempa tersebut.

Baca Lainnya :


Selain itu, BPBD Kabupaten Sigi juga melaporkan adanya 1 orang meninggal dunia, 71 orang mengalami luka ringan, dan 3 orang mengalami luka berat.


Dampak kerusakan pada bangunan juga cukup signifikan, dengan total 1.360 rumah warga terdampak, terdiri atas 1.074 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak sedang, dan 30 rumah rusak berat.


Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Sigi menyebut data pengungsi masih dalam proses pendataan. Namun secara umum, warga yang terdampak mengungsi di pekarangan rumah masing-masing dan sebagian lainnya mengungsi ke rumah kerabat atau keluarga.


“Secara umum, warga yang terdampak mengungsi di pekarangan rumah masing-masing dan sebagian mengungsi di rumah kerabat/keluarga,” demikian keterangan dalam laporan BPBD Kabupaten Sigi yang dirilis pada Rabu (17/6/2026).


Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan kaji cepat di sejumlah wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan darurat bencana.


Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, termasuk aktivasi layanan kesehatan, evakuasi warga, serta pendirian tenda pengungsian di wilayah terdampak.


BPBD Kabupaten Sigi juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak di lapangan, antara lain air bersih, tenda atau terpal, tikar, selimut, kebutuhan bayi dan ibu hamil, genset, sembako, serta dukungan psikososial bagi para penyintas. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.