- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
- BPJN Sulteng Pastikan Sejumlah Jembatan di Palu hingga Jalan Kebun Kopi Aman Pascagempa M 6,7
- BMKG Sebut Gempa Magnitudo 6,7 di Palu-Sigi Berasal dari Aktivitas Sesar Sausu
- BMKG Catat 71 Gempa Susulan hingga Pukul 14.30 WITA
- Gubernur Instruksikan Tanggap Darurat Usai Gempa M 6,7, Tenaga Medis Dikerahkan ke Lokasi Terdampak
- BMKG Catat 16 Kali Gempa Susulan Usai Magnitudo 6,7 di Tenggara Palu
- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak

Keterangan Gambar : Salah satu rumah warga terdampak gempa di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. (Foto: BPBD Kabupaten Sigi)
Likeindonesia.com, SIGI – Jumlah warga Kabupaten Sigi yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) dilaporkan mencapai ribuan orang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi melalui Pusdalops-PB mencatat sebanyak 1.813 kepala keluarga (KK) atau sekitar 5.744 jiwa terdampak akibat gempa tersebut.
Baca Lainnya :
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- BMKG Catat 71 Gempa Susulan hingga Pukul 14.30 WITA
- BMKG Catat 16 Kali Gempa Susulan Usai Magnitudo 6,7 di Tenggara Palu
- index
- admin
Selain itu, BPBD Kabupaten Sigi juga melaporkan adanya 1 orang meninggal dunia, 71 orang mengalami luka ringan, dan 3 orang mengalami luka berat.
Dampak kerusakan pada bangunan juga cukup signifikan, dengan total 1.360 rumah warga terdampak, terdiri atas 1.074 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak sedang, dan 30 rumah rusak berat.
Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Sigi menyebut data pengungsi masih dalam proses pendataan. Namun secara umum, warga yang terdampak mengungsi di pekarangan rumah masing-masing dan sebagian lainnya mengungsi ke rumah kerabat atau keluarga.
“Secara umum, warga yang terdampak mengungsi di pekarangan rumah masing-masing dan sebagian mengungsi di rumah kerabat/keluarga,” demikian keterangan dalam laporan BPBD Kabupaten Sigi yang dirilis pada Rabu (17/6/2026).
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan kaji cepat di sejumlah wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan darurat bencana.
Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, termasuk aktivasi layanan kesehatan, evakuasi warga, serta pendirian tenda pengungsian di wilayah terdampak.
BPBD Kabupaten Sigi juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak di lapangan, antara lain air bersih, tenda atau terpal, tikar, selimut, kebutuhan bayi dan ibu hamil, genset, sembako, serta dukungan psikososial bagi para penyintas. (nul)









