- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
- Pemprov Sulteng Resmi Layangkan Surat Keberatan atas Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027
- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September

Keterangan Gambar : Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyebut target pembangunan 35.872 gedung Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung pada Agustus 2026. (Foto: @kemenkopangan.ri/Instagram)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Pemerintah menargetkan pembangunan 35.872 gedung Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung pada Agustus 2026. Seluruh koperasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada September.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan penyelesaian puluhan ribu gedung koperasi dilakukan secara bertahap mengingat target pembentukan sekitar 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.
Baca Lainnya :
- Usai Tragedi Juliana, Menhut Evaluasi Keamanan Gunung Rinjani: RFID dan Aturan Baru Disiapkan
- Menaker Ungkap Lebih dari 1 Juta Sarjana di Indonesia Masih Menganggur di 2025
- Siap-Siap Tambah Budget Transport, Pemerintah Bakal Naikkan Tarif Ojol hingga 15 Persen
- Senator Andhika Amir Dukung Langkah Tegas Pemkab Donggala Soal DBH Migas
- Traveler Wajib Tahu! Per 17 Juli, Bagasi Gratis Lion Air dan Super Air Jet Jadi 10 Kg
“Tahun ini targetnya 35 ribu koperasi selesai. Kemudian, tahun depan akan dilanjutkan lagi, tidak mungkin sekaligus membangun 80 ribu koperasi,” ujar Zulkifli Hasan di Makassar, Sulawesi Selatan, dikutip dari Antara, Selasa (4/8/2026).
Menurut Zulkifli, pemerintah mengebut proses pembangunan dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar target penyelesaian pada Agustus dapat tercapai. Setelah rampung, seluruh KDKMP ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.
“Ini pekerjaan yang sangat besar. Puluhan ribu desa tidak mungkin selesai dalam satu hari. Mungkin membutuhkan dua tahun atau tiga tahun,” katanya.
Pada tahap awal operasional, pemerintah akan membiayai gaji pengelola koperasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
KDKMP juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, menyerap hasil pertanian dan perikanan masyarakat, serta menjadi saluran distribusi berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan dan alat serta mesin pertanian (alsintan).
(nul)









