- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Mahasiswa Untad Adu Bakat Jadi News Anchor di Pekan Ilmu Komunikasi

Keterangan Gambar : Salah satu peserta mengikuti lomba news anchor pada Pekan Ilmu Komunikasi yang diadakan Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Untad. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Lomba news anchor untuk pertama kalinya digelar dalam rangkaian Pekan Ilmu Komunikasi yang diadakan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako, Palu.
Sebanyak 12 mahasiswa ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut, Rabu (19/8) pagi.
Baca Lainnya :
- Satu Korban Gempa Poso Dirujuk ke RSUD Undata Palu, Jalani Operasi Kepala
- Setelah 11 Jam Pencarian, Pendaki Gunung Gawalise Alami Hipotermia Ditemukan Selamat
- Fathur Razaq Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Bukit Salena, Kibarkan Merah Putih di Udara
- Residivis Tikam Pengusaha Toko Bangunan Hingga Tewas di Palu
- Ribuan Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT RI ke-80
Ketua panitia, Dyah Fitria Kartika Sari, mengatakan lomba ini dihadirkan sebagai wadah untuk mencari sekaligus melatih bibit baru di dunia penyiaran.
“News anchor sendiri karena salah satu konsentrasi dalam prodi ilmu komunikasi itu adalah broadcasting. Jadi ini adalah salah satu cara untuk mencari bibit-bibit news anchor dari mahasiswa,” ujar Dyah.
Menurutnya, lomba news anchor memang baru pertama kali dilaksanakan.
Sebelumnya, kegiatan serupa hanya sebatas lomba master of ceremony (MC).
Salah satu peserta, Fhazia Tri Utama, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kesempatan ini.
Ia yang masih berstatus mahasiswa baru merasa bisa mengasah kemampuan komunikasi lewat lomba tersebut.
“News anchor itu betul-betul sangat bermanfaat, apalagi kan kita ini mahasiswa baru jadi kita diberi ruang untuk melatih skill komunikasi kita, bagaimana cara berbicara yang baik. Setelah tampil saya rasakan lega,” ungkap Fhazia.
Selain lomba news anchor, Pekan Ilmu Komunikasi 2025 menghadirkan lima cabang kompetisi lain, yakni fotografi naratif, lomba MC, pidato bahasa Inggris, serta video kreatif.
Seluruhnya terbuka untuk mahasiswa ilmu komunikasi.
Dyah menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 20–22 Agustus ini sudah memasuki tahun keempat penyelenggaraan.
Selain kompetisi, terdapat pula sejumlah agenda akademik seperti diskusi bersama alumni, kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Donggi Senoro LNG, hingga talkshow yang rencananya akan diisi oleh Bank Indonesia.
“Pekan ilmu komunikasi sendiri sebenarnya kegiatan silaturahmi antara mahasiswa, dosen, kemudian alumni prodi ilmu komunikasi,” jelas Dyah.
Pekan Ilmu Komunikasi diharapkan menjadi wadah bertemunya mahasiswa lintas angkatan sekaligus ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa baru dalam menyalurkan minat, bakat, serta kemampuan komunikasi mereka. (Rul)










