- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Sanggar Seni Kalena Rayakan Satu Dekade Lewat Pentas Seni PENA

Keterangan Gambar : Sanggar Seni Kalena, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako, menggelar pentas seni tahunan bertajuk PENA di halaman Kantor RRI Palu, Jalan Kartini, Sabtu (6/9) malam. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sanggar Seni Kalena, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako, menggelar pentas seni tahunan bertajuk Pentas Seni Kalena (PENA) di halaman Kantor RRI Palu, Jalan Kartini, Sabtu (6/9) malam.
Pentas ini sekaligus memperingati dies natalis Sanggar Seni Kalena ke-10 tahun alias satu dekade.
Baca Lainnya :
- Petugas Rutan Palu Gagalkan Penyelundupan Sabu oleh Pengunjung Bercadar
- Porkot Palu 2025: 75 Peserta Adu Kecepatan di Arena BMX
- Unik! Pengguna Knalpot Brong di Palu akan Didenda Seekor Kambing
- Atlet Muda Panjat Tebing Beradu di Porkot Palu 2025, Menuju Porprov 2026
- BI Catat Inflasi Sulteng Jadi Nomor Dua Tertinggi se-Indonesia
Sejumlah penampilan ditampilkan, mulai dari musik, tarian daerah, teater, hingga tari massal.
Ketua Umum Sanggar Seni Kalena, Rajul Fajrin Hidayatullah, mengatakan PENA menjadi agenda rutin tahunan, dimana kali ini dirangkai dengan perayaan satu dekade sanggar.
“Pena itu kegiatan tahunan dengan beberapa penampilan, ada tari, musik, teater, dan tari massal,” jelasnya kepada media ini saat diwawancarai di lokasi.
Ia menambahkan, pentas seni ini juga menjadi cara untuk memperkenalkan seni kepada masyarakat, terutama mahasiswa baru.
Sanggar Seni Kalena berharap karya seni terus hidup di kampus.
Harapannya, kata Rajul, agar sanggar tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus melahirkan karya baru yang bisa dinikmati penikmat seni.
Acara ini disaksikan ratusan mahasiswa dan masyarakat Kota Palu.
Antusias penonton terlihat sejak awal penampilan.
Salah seorang penonton, Nuralviana Putri, menilai musik pembuka berhasil menarik perhatian.
“Kalau dari saya sebagai penonton, tadi waktu awal-awal kan musik, itu lebih menarik perhatian penonton. Saya rasa itu cara mereka buat menarik penonton,” ujarnya.
Ia juga mengaku kagum dengan detail gerak pada tarian serta pesan yang disampaikan melalui teater.
Menurutnya, seluruh rangkaian penampilan sangat menghibur.
Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan kehadiran stan UMKM yang menjajakan produk lokal. (Rul)










