- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Untuk Pertama Kalinya, Indonesia Resmi Duduki Kursi Presiden Dewan HAM PBB
.jpg)
Keterangan Gambar : Indonesia untuk pertama kalinya resmi menduduki kursi Presiden Dewan HAM PBB untuk masa jabatan 2026. (Foto: Dok. Kemlu)
Likeindonesia.com, Jakarta - Indonesia untuk pertama kalinya resmi menduduki kursi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk masa jabatan 2026. Penetapan ini menandai babak baru peran Indonesia dalam diplomasi HAM di tingkat global.
Keputusan tersebut diambil dalam sidang Organisasi Dewan HAM PBB pada Kamis (8/1/2026). Wakil Presiden Dewan HAM PBB 2026, Amb Tsegab Kebebew Daka, menyampaikan Indonesia terpilih secara aklamasi karena tidak ada negara lain yang mengajukan nominasi.
Baca Lainnya :
- Diatur KUHP, Suami Curi Barang Istri atau Sebaliknya Tak Bisa Dipidana Selama Masih Serumah
- Seluruh Desa di Indonesia Ditargetkan Terima MBG Tahun Ini
- Beli Rumah Sampai Rp 2 Miliar, Bebas Bayar PPN di 2026
- Indonesia Akhirnya Punya Hotel di Makkah, Baru Bisa Digunakan Mulai Haji 2027
- Survei Kemenag: Gen Z Jadi Generasi Paling Toleran Dibanding Milenial
“Karena tidak ada nominasi lain, saya mengusulkan agar dewan memilih Duta Besar Suryodipuro untuk posisi presiden untuk siklus ke-20 secara aklamasi,” ujar Daka dalam sidang Organisasi Dewan HAM PBB, dikutip dari siaran langsung UN TV.
Ia kemudian menegaskan keputusan tersebut telah disepakati seluruh anggota.
“Karena saya tak melihat adanya keberatan, maka dengan hormat saya menyatakan Yang Mulia Bapak Sidharto Reza Suryodipuro, perwakilan tetap Indonesia, sebagai presiden terpilih Dewan Hak Asasi Manusia untuk tahun 2026 secara aklamasi,” lanjutnya.
Sebelumnya, Indonesia menjadi calon tunggal dari kawasan Asia-Pasifik. Penetapan itu merupakan hasil pemungutan suara dalam pertemuan Asia-Pacific Group pada 23 Desember 2025, di mana Indonesia meraih 34 dari 47 suara.
Menanggapi kepercayaan tersebut, Perwakilan Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro, menyampaikan apresiasi kepada negara-negara anggota Dewan HAM PBB.
“Apresiasi tulus saya pertama-tama ditujukan kepada Kelompok Asia Pasifik, tempat Indonesia bernaung, atas nominasinya, dan kepada Dewan secara keseluruhan atas dukungannya pagi ini,” katanya, dikutip dari cnnindonesia.
Ia menegaskan, Indonesia akan menjalankan mandat presidensi dengan menjunjung prinsip dan integritas Dewan HAM PBB. (Nl/Nl)










