- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Airlangga Usul Pekerja Bisa WFA Mulai 29 hingga 31 Desember

Keterangan Gambar : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengusulkan agar pekerja dapat menerapkan skema work from anywhere (WFA) pada tanggal 29 hingga 31 Desember 2025. Usulan ini disampaikan dalam sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Airlangga menjelaskan, dengan menerapkan WFA pada tiga hari terakhir tahun ini, pekerja bisa lebih leluasa bekerja dari mana saja.
Baca Lainnya :
- Resmi! 14 Desember Kini Menjadi Hari Sejarah Nasional Indonesia
- BYD Atto 1 Unggul Jauh, Pimpin Daftar Mobil Terlaris Nasional
- Dilarang MK, Aturan Baru Kapolri Bolehkan Polisi Jabat Posisi Sipil di 17 Kementerian dan Lembaga
- Instruksi PP Muhammadiyah: Dana Infak Jumat di Semua Masjid Dialihkan untuk Korban Banjir Sumatra
- Mensos Minta Influencer dan Artis Izin Dulu Sebelum Buka Donasi Bencana
Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi kendala perjalanan keluarga, terutama bagi mereka yang ingin berkumpul bersama orang tua selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Kami usulkan karena ada tanggal 29, 30 dan 31 yang di antara libur, kami usul untuk work from anywhere and everywhere, karena keluarga nggak bergerak kalau orang tuannya, ayahnya nggak jalan. Jadi ini kami usulkan," kata Airlangga, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Lebih jauh, Airlangga memprediksi jumlah perjalanan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat mencapai lebih dari 100 juta perjalanan.
Sebagai bagian dari antisipasi, pemerintah juga akan memberikan diskon tarif tol dan angkutan umum hingga 30 persen selama periode tersebut.
"Ini mudah-mudahan mendorong pertumbuhan dari segi konsumsi," tutur Airlangga. (Nul/Nl)










