- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Instruksi PP Muhammadiyah: Dana Infak Jumat di Semua Masjid Dialihkan untuk Korban Banjir Sumatra

Keterangan Gambar : Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: Dok. Media dan Komunikasi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah)
Likeindonesia.com, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menginstruksikan agar dana infak salat Jumat di seluruh masjid Persyarikatan Muhammadiyah dialihkan untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Instruksi ini berlaku untuk infak Jumat pada tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025.
Baca Lainnya :
- Mensos Minta Influencer dan Artis Izin Dulu Sebelum Buka Donasi Bencana
- Sederet Artis Dukung Pandawara, Siap Patungan Beli Hutan
- Cina Bangun Pabrik Kelapa Senilai Rp1,6 Triliun di Morowali, Rampung 2026
- Siap-siap Liburan! Ini Jadwal Libur Akhir Tahun 2025 untuk PNS, Karyawan, dan Anak Sekolah
- Aceh Diguncang Gempa 5,4 SR, Terasa hingga Aceh Selatan
Dalam surat edaran yang dikeluarkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar menjelaskan bahwa instruksi ini ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan, mulai dari wilayah, daerah, cabang, ranting, hingga cabang istimewa dan ranting di tanah air maupun mancanegara.
Selain itu, instruksi ini juga mencakup seluruh amal usaha Muhammadiyah serta takmir masjid di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Haedar mengatakan, dana infak yang dihimpun akan disalurkan melalui Lazis dan lembaga resiliensi bencana di semua tingkatan agar penyalurannya tepat sasaran.
"Pelaksanaannya dikoordinasikan melalui Lazis dan lembaga resiliensi bencana di semua tingkatan sehingga dapat terlaksana dengan tepat dan terkoordinasi yang baik," ujarnya, dikutip dari keterangan pers Media dan Komunikasi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kamis (11/12/2025).
Haedar mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk mengeluarkan infak seoptimal mungkin sebagai bentuk solidaritas dan persaudaraan kepada saudara-saudara yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor di berbagai daerah, khususnya di Sumatra.
"Karena itulah yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari dan wujud persaudaraan kita terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa dan terdampak oleh musibah banjir, tanah longsor, dan lain-lain di berbagai daerah khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," tuturnya.
Pelaporan penghimpunan dan penyaluran dana ini juga diminta untuk dilakukan secara transparan dan dilaporkan kepada pimpinan Persyarikatan di atasnya. (Nul/Nl)










