- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Aktivitas Sesar Poso, Wilayah Poso Diguncang Lima Gempa Hari Ini

Keterangan Gambar : Ilustrasi seismograf, alat yang digunakan untuk mencatat gempa bumi. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, POSO - Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi sebanyak lima kali pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), rangkaian gempa tersebut terjadi sejak dini hari hingga pagi menjelang siang.
Gempa dengan kekuatan terbesar tercatat terjadi pada pukul 08.01 WIB dengan magnitudo 3,9. Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 1,95 LS dan 120,60 BT, atau sekitar 65 kilometer selatan Kabupaten Poso, dengan kedalaman 10 kilometer.
Baca Lainnya :
- Aktivitas Sesar Poso Picu Gempa Magnitudo 3,4 di Wilayah Poso
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Surabaya 081356561733 Pesan Antar
- Situs Megalitik Pokekea Resmi Berstatus Cagar Budaya Nasional
- admin
- Hacked By Danzvorever
BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Poso segmen Poso West.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar Poso segmen Poso West," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, dalam rilis yang diterima, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan peta guncangan dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di wilayah Pendolo dengan intensitas III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai sensasi kendaraan berat melintas.
Hingga pukul 08.30 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan dan belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
Sebelum gempa magnitudo 3,9 terjadi, BMKG lebih dulu mencatat gempa berkekuatan magnitudo 2,1 pada pukul 00.01 WIB, berlokasi sekitar 48 kilometer barat daya Poso dengan kedalaman 5 kilometer.
Usai gempa dengan magnitudo tertinggi, rangkaian gempa kembali terjadi di wilayah Poso pada pagi hari. BMKG mencatat gempa bermagnitudo 2,0 terjadi pada pukul 09.11 WIB, dengan pusat gempa berada sekitar 71 kilometer barat daya Poso pada kedalaman 5 kilometer.
Selang beberapa menit kemudian, gempa berkekuatan magnitudo 3,0 kembali terjadi pada pukul 09.25 WIB, berlokasi sekitar 51 kilometer barat daya Poso dengan kedalaman yang sama, yakni 5 kilometer.
Aktivitas gempa berlanjut hingga pukul 10.29 WIB, saat gempa bermagnitudo 2,3 tercatat mengguncang wilayah sekitar 70 kilometer barat daya Poso pada kedalaman 4 kilometer.
BMKG menegaskan bahwa seluruh informasi gempa tersebut disampaikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.
Masyarakat diimbau agar mengikuti informasi resmi dari BMKG. (Nul/Nl)










