- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
Aktivitas Sesar Poso Picu Gempa Magnitudo 3,4 di Wilayah Poso

Keterangan Gambar : Wilayah Kabupaten Poso magnitudo 3,4 diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (26/1/2026) pukul 07.47.09 WITA. (Foto: BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Poso - Wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (26/1/2026) pukul 07.47.09 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki magnitudo 3,4.
Episenter gempa terletak pada koordinat 2,04 Lintang Selatan dan 120,64 Bujur Timur, atau sekitar 72 kilometer di selatan Poso, dengan kedalaman 5 kilometer. Gempa ini terjadi di darat dan termasuk gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Poso.
Baca Lainnya :
- Tahukah Kamu? Mayoritas Desa di Sulawesi Tengah Berada di Wilayah Tepi Laut
- BMKG Prediksi 2026 Lebih Basah Usai Iklim Ekstrem di Sulteng 2025
- Indonesia Punya Lapangan Padel Terbanyak di ASEAN, Mayoritas Ada di Kota Ini
- BMKG Catat 160 Gempa Guncang Sulawesi Tengah dalam Dua Pekan
- Populasi Endemik Sulawesi Bertambah, TN Lore Lindu Berhasil lepasliarkan 965 Anak Maleo hingga 2025
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Pendolo dengan intensitas III MMI. Getaran ini dirasakan nyata dalam rumah dan seperti adanya truk yang melintas.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Poso. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, dalam rilis yang diterima Likeindonesia.com, Senin siang.
Hingga pukul 13.25 WITA pada hari yang sama, BMKG mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock).
BMKG mengingatkan masyarakat untuk memantau perkembangan informasi gempa melalui kanal resmi seperti media sosial @infoBMKG, situs web BMKG, kanal Telegram InaTEWS BMKG, dan aplikasi mobile BMKG. (nul/nl)


.jpg)







