- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
BMKG Catat 160 Gempa Guncang Sulawesi Tengah dalam Dua Pekan

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada 16-22 Januari 2026. (Foto: Dok. BMKG Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Geofisika Palu mencatat sebanyak 160 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Sulawesi Tengah selama periode 9 hingga 22 Januari 2026.
Jumlah tersebut terbagi dalam dua pekan. Pada pekan pertama, 9 hingga 15 Januari, tercatat 65 kejadian gempa, sementara pada pekan kedua, 16 hingga 22 Januari, jumlah gempa meningkat menjadi 95 kejadian.
Baca Lainnya :
- Palu Perluas Koperasi Merah Putih, Gerai Dibangun di Huntap Tondo
- Populasi Endemik Sulawesi Bertambah, TN Lore Lindu Berhasil lepasliarkan 965 Anak Maleo hingga 2025
- Swiss-Belhotel Silae Palu Hadirkan Seafood Tumpah, Sensasi Santap Seafood Menghadap Teluk Palu
- Nelayan Buol Temukan 15 WNA Filipina Terdampar di Laut Selama 13 Hari
- Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar
Berdasarkan frekuensi harian, gempa bumi di Sulawesi Tengah paling banyak terjadi pada hari Minggu dengan 40 kejadian. Selanjutnya, hari Kamis tercatat sebanyak 25 kejadian, disusul hari Sabtu dan Rabu masing-masing 22 kejadian.
Sementara itu, pada hari Senin terjadi 18 kejadian gempa, hari Jumat sebanyak 17 kejadian, dan hari Selasa menjadi hari dengan jumlah gempa paling sedikit, yakni 16 kejadian.
BMKG juga mencatat, mayoritas gempa memiliki magnitudo kurang dari 3, dengan jumlah 57 kejadian.
Adapun dari sisi kedalaman, gempa didominasi oleh gempa dangkal, di mana 55 kejadian tercatat memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer. (Nul/Nl)










