- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
BMKG Catat 160 Gempa Guncang Sulawesi Tengah dalam Dua Pekan

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada 16-22 Januari 2026. (Foto: Dok. BMKG Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Geofisika Palu mencatat sebanyak 160 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Sulawesi Tengah selama periode 9 hingga 22 Januari 2026.
Jumlah tersebut terbagi dalam dua pekan. Pada pekan pertama, 9 hingga 15 Januari, tercatat 65 kejadian gempa, sementara pada pekan kedua, 16 hingga 22 Januari, jumlah gempa meningkat menjadi 95 kejadian.
Baca Lainnya :
- Palu Perluas Koperasi Merah Putih, Gerai Dibangun di Huntap Tondo
- Populasi Endemik Sulawesi Bertambah, TN Lore Lindu Berhasil lepasliarkan 965 Anak Maleo hingga 2025
- Swiss-Belhotel Silae Palu Hadirkan Seafood Tumpah, Sensasi Santap Seafood Menghadap Teluk Palu
- Nelayan Buol Temukan 15 WNA Filipina Terdampar di Laut Selama 13 Hari
- Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar
Berdasarkan frekuensi harian, gempa bumi di Sulawesi Tengah paling banyak terjadi pada hari Minggu dengan 40 kejadian. Selanjutnya, hari Kamis tercatat sebanyak 25 kejadian, disusul hari Sabtu dan Rabu masing-masing 22 kejadian.
Sementara itu, pada hari Senin terjadi 18 kejadian gempa, hari Jumat sebanyak 17 kejadian, dan hari Selasa menjadi hari dengan jumlah gempa paling sedikit, yakni 16 kejadian.
BMKG juga mencatat, mayoritas gempa memiliki magnitudo kurang dari 3, dengan jumlah 57 kejadian.
Adapun dari sisi kedalaman, gempa didominasi oleh gempa dangkal, di mana 55 kejadian tercatat memiliki kedalaman kurang dari 60 kilometer. (Nul/Nl)










