- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Nelayan Buol Temukan 15 WNA Filipina Terdampar di Laut Selama 13 Hari
.jpg)
Keterangan Gambar : Sebanyak 15 WNA ditemukan terdampar di laut dan berhasil diselamatkan nelayan Kelurahan Buol, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Kamis (22/1/2026). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Buol - Sebanyak 15 warga negara asing (WNA) ditemukan terdampar di laut dan berhasil diselamatkan nelayan Kelurahan Buol, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Seluruh WNA tersebut tiba di Dermaga Poyapi, Kelurahan Buol, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.
Baca Lainnya :
- Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar
- Pemprov Sulteng Matangkan Skema Bantuan Pendidikan Berani Cerdas 2026
- 17 Peserta Ikuti Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Sulawesi Tengah
- Buku Cerita Anak Berbahasa Kaili dari Sulteng, Rahasia Ira ri Sapo Namomo Hadir di Kemendikdasmen
- BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
Penemuan bermula saat seorang nelayan bernama Moh Rusman melaut pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 Wita.
Di tengah laut, sekitar 72 mil dari Dermaga Poyapi, ia mendapati sebuah perahu yang membawa 15 orang dalam kondisi terombang-ambing.
Nelayan tersebut kemudian memindahkan seluruh penumpang ke perahunya dan menarik perahu yang rusak menuju daratan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam, rombongan tiba di Dermaga Poyapi pada sore hari.
Selanjutnya, ke-15 WNA itu ditampung sementara di rumah warga sekitar dermaga.
Berdasarkan keterangan sementara, para WNA tersebut merupakan warga Filipina yang sebelumnya bekerja di wilayah Sampurna, Sabah, Malaysia, dan hendak kembali ke Filipina.
Namun, perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan akibat diterjang gelombang, sehingga mereka terombang-ambing di laut selama kurang lebih 13 hari sebelum akhirnya ditemukan nelayan.
Dari total 15 orang yang diselamatkan, terdiri atas satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa, enam anak perempuan, serta dua anak laki-laki.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepolisian Resor Buol mendatangi lokasi penemuan di Dermaga Poyapi dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, di antaranya TNI AL, BPBD, serta pemerintah daerah.
Seluruh WNA kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Polisi juga melakukan pendataan identitas masing-masing WNA serta pengamanan di sekitar dermaga yang menjadi lokasi penampungan sementara. (Rul/Nl)










