- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Nelayan Buol Temukan 15 WNA Filipina Terdampar di Laut Selama 13 Hari
.jpg)
Keterangan Gambar : Sebanyak 15 WNA ditemukan terdampar di laut dan berhasil diselamatkan nelayan Kelurahan Buol, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Kamis (22/1/2026). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Buol - Sebanyak 15 warga negara asing (WNA) ditemukan terdampar di laut dan berhasil diselamatkan nelayan Kelurahan Buol, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Seluruh WNA tersebut tiba di Dermaga Poyapi, Kelurahan Buol, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.
Baca Lainnya :
- Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar
- Pemprov Sulteng Matangkan Skema Bantuan Pendidikan Berani Cerdas 2026
- 17 Peserta Ikuti Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Sulawesi Tengah
- Buku Cerita Anak Berbahasa Kaili dari Sulteng, Rahasia Ira ri Sapo Namomo Hadir di Kemendikdasmen
- BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
Penemuan bermula saat seorang nelayan bernama Moh Rusman melaut pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 Wita.
Di tengah laut, sekitar 72 mil dari Dermaga Poyapi, ia mendapati sebuah perahu yang membawa 15 orang dalam kondisi terombang-ambing.
Nelayan tersebut kemudian memindahkan seluruh penumpang ke perahunya dan menarik perahu yang rusak menuju daratan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam, rombongan tiba di Dermaga Poyapi pada sore hari.
Selanjutnya, ke-15 WNA itu ditampung sementara di rumah warga sekitar dermaga.
Berdasarkan keterangan sementara, para WNA tersebut merupakan warga Filipina yang sebelumnya bekerja di wilayah Sampurna, Sabah, Malaysia, dan hendak kembali ke Filipina.
Namun, perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan akibat diterjang gelombang, sehingga mereka terombang-ambing di laut selama kurang lebih 13 hari sebelum akhirnya ditemukan nelayan.
Dari total 15 orang yang diselamatkan, terdiri atas satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa, enam anak perempuan, serta dua anak laki-laki.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepolisian Resor Buol mendatangi lokasi penemuan di Dermaga Poyapi dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, di antaranya TNI AL, BPBD, serta pemerintah daerah.
Seluruh WNA kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Polisi juga melakukan pendataan identitas masing-masing WNA serta pengamanan di sekitar dermaga yang menjadi lokasi penampungan sementara. (Rul/Nl)










