- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
.jpg)
Keterangan Gambar : Pemantauan cuaca di kantor Stasiun Meteorologi Mutiara SIS Al Jufrie Palu. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa potensi hujan tiga hari ke depan di wilayah Sulawesi Tengah.
Peringatan ini berlaku mulai 21 hingga 23 Januari 2026, dengan sejumlah daerah masuk dalam level waspada hujan intensitas sedang hingga lebat.
Baca Lainnya :
- Konflik Asmara dan Judol Diduga Jadi Penyebab Bundir Seorang Mahasiswa di Palu
- Sulteng Masuk Daftar Kunjungan Wisata Terendah se-Sulawesi
- Sabu Jaringan Tatanga Palu Digagalkan Masuk Luwuk, Satu Terduga Bandar Ditangkap
- Rembuk Pemuda Sulteng, KPA, dan Kampus Berkolaborasi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Dupa Layana
- Kebakaran Lahan di Tinombo Parigi Moutong, Api Merambat ke Kaki Gunung
Berdasarkan rilis Stasiun Meteorologi Mutiara SIS Al Jufrie Palu, pada Rabu, 21 Januari 2026, status waspada ditetapkan untuk wilayah Poso, Buol, Morowali, dan Donggala.
Sementara itu, tidak terdapat wilayah yang masuk dalam kategori siaga maupun awas pada hari tersebut.
Memasuki Kamis, 22 Januari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat meluas ke wilayah Poso, Morowali, Morowali Utara, Tolitoli, dan Buol.
BMKG masih belum menetapkan status siaga dan awas untuk seluruh wilayah Sulawesi Tengah pada hari itu.
Pada Jumat, 23 Januari 2026, wilayah yang berpotensi terdampak hujan intensitas sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Poso, Morowali Utara, dan Tojo Una-Una.
Sama seperti dua hari sebelumnya, kategori siaga dan awas masih nihil.
BMKG menjelaskan bahwa peringatan dini ini didasarkan pada nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu kota atau kabupaten.
Wilayah-wilayah yang masuk dalam daftar waspada berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
Peringatan dini hujan tiga harian ini memperkuat prakiraan sebelumnya yang menyebutkan bahwa Sulawesi Tengah tengah berada pada puncak musim hujan pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
Kondisi atmosfer, termasuk dinamika angin dan aktivitas sistem cuaca regional, berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah.
BMKG sebelumnya juga memprediksi curah hujan di Sulawesi Tengah berada pada kategori menengah hingga tinggi, dengan potensi hujan yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.
Oleh karena itu, masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan perkembangan informasi cuaca secara berkala. (Rul/Nl)










