- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Keterangan Gambar : Pemprov Sulteng bersama Kemenhaj Sulteng resmi melepas 1.751 calon jemaah haji Sulteng di Asrama Haji, Kota Palu, Kamis (7/5/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Sebanyak 1.751 calon jemaah haji asal Sulawesi Tengah mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah mengikuti prosesi pelepasan resmi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu, Kamis malam (7/5/2026).
Para jemaah dijadwalkan menuju Balikpapan sebelum melanjutkan penerbangan ke Makkah dan Madinah.
Baca Lainnya :
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan, memperkuat niat ibadah, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.
“Bapak dan Ibu malam ini bukan hanya menjalani perjalanan biasa. Ini perjalanan mulia karena yang mengundang adalah Allah SWT,” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan jemaah.
Selain itu, jemaah juga diajak untuk bersyukur karena tidak semua orang mendapat kesempatan menjalankan ibadah haji. Keyakinan dan niat yang tulus disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan ibadah ke Baitullah.
Dalam kesempatan tersebut turut dibagikan kisah inspiratif seorang penjual nasi kuning di Makassar yang berhasil berangkat haji setelah bertahun-tahun menyisihkan uang Rp5 ribu setiap hari. Kisah itu menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan semata soal kemampuan, tetapi juga kehendak Allah SWT.
“Kalau Allah sudah memanggil, tidak ada yang tidak mungkin. Haji dan umrah bukan semata-mata karena kemampuan kita, tetapi karena kehendak Allah,” tuturnya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Sejumlah keluarga tampak mengantar keberangkatan sanak saudara mereka dengan doa dan air mata, berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. (nul)



.jpg)





