- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Audiensi dengan Baznas, Wagub Sulteng Perkuat Program 9 BERANI untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam mendukung Program 9 BERANI, sebagai upaya membantu warga kurang mampu di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- DPRD Sulteng Kecewa Pertemuan CPM dan Tokoh Adat Poboya Digelar Tanpa Pemberitahuan
- Perempuan 70 Tahun Hilang di Perkebunan Desa Walatana, Tim SAR Palu Lakukan Pencarian
- Perempuan 70 Tahun Hilang di Perkebunan Desa Walatana, Tim SAR Palu Lakukan Pencarian
- Mantapkan Langkah Menuju PON 2032, KONI Sulteng Perkuat Kolaborasi dengan KONI Jabar
- Untad Gelar Ekspo Ramadan, Libatkan Mahasiswa dan UMKM dalam Penguatan Ekonomi Kampus
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi atas komitmen Baznas yang terus turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Terima kasih sudah turun langsung ke masyarakat. Ini menyangkut 9 BERANI. Kita harus berkolaborasi,” ujar Reny.
Ia menegaskan, sinergi antara Pemerintah Daerah dan Baznas sangat penting agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran, khususnya dalam penanganan kemiskinan.
“Kasihan masyarakat kita yang membutuhkan. Teman-teman Baznas silakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah. Kita harus bersama-sama,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Sulteng, Bahran, menjelaskan bahwa pihaknya aktif menyalurkan bantuan, di antaranya 250 paket sembako per titik untuk warga kurang mampu.
Selain itu, Baznas juga menjalankan Program Bedah Rumah bagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni serta mengembangkan Program Kampung Zakat sebagai percontohan pemberdayaan berbasis zakat.
“Kami sudah turun dan bekerja sama dengan pemerintah. Di daerah-daerah miskin, kami juga memberikan bantuan bedah rumah,” jelas Bahran.
Tak hanya bantuan sosial, Baznas turut mendorong penguatan ekonomi melalui Program Usaha Mikro, seperti bantuan alat bengkel yang disertai pelatihan keterampilan.
Audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Baznas dalam menjalankan Program 9 BERANI demi membantu warga kurang mampu secara berkelanjutan. (Nul/Nl)










