- Aksi Pencurian Makin Meresahkan di Palu, Tiga Orang Diciduk Usai Bobol Panti Asuhan
- ISPA Masuk Dua Besar Penyakit Terbanyak di Sulawesi Tengah
- Sulteng Ditargetkan Bebas TB dalam Tiga Tahun ke Depan
- Ucu Susanto Jaring Aspirasi Warga Palu Timur-Mantikulore Lewat Reses Caturwulan II
- Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak
- Karhutla di Tojo Una-Una Hanguskan 54 Hektare Lahan
- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada
- Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal
- Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS Awal 2027, Kebutuhan Guru Capai 526 Ribu
Mantapkan Langkah Menuju PON 2032, KONI Sulteng Perkuat Kolaborasi dengan KONI Jabar

Keterangan Gambar : Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq, bersama Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana. (Foto : Media KONI Sulteng)
Likeindonesia.com, BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Tengah (KONI Sulteng) memantapkan langkah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 dengan memperkuat kolaborasi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Barat (KONI Jabar).
Kunjungan kerja dan audiensi tersebut berlangsung di Gedung KONI Jabar, Bandung, Senin (23/2/2026).
Baca Lainnya :
- Refleksi Setahun Berani Menjaga Lingkungan, DLH Sulteng Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim
- Setahun Sulteng BERANI, Gubernur dan Wagub Tegaskan 9 Program Prioritas untuk Kesejahteraan Rakyat
- Fathur Razaq Jajaki Kolaborasi KONI Sulteng–Sulut untuk PON 2032
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
Rombongan KONI Sulteng dipimpin langsung Ketua Umum Muhammad Fathur Razaq, dan diterima Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana, bersama jajaran pengurus.
Audiensi membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan sistem pembinaan prestasi atlet, pengelolaan organisasi olahraga yang profesional, hingga tata kelola sarana dan prasarana olahraga yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pertemuan ini juga menjadi ruang pertukaran pengalaman serta praktik terbaik dalam pengembangan olahraga prestasi di daerah.
“Sulawesi Tengah ingin memperkuat kolaborasi dengan Jawa Barat dalam pengembangan pembinaan prestasi olahraga, pengelolaan organisasi, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga daerah,” ujar Fathur Razaq.
Sebagai bentuk komitmen nyata, kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup kerja sama pembinaan prestasi, penguatan kelembagaan organisasi olahraga, peningkatan kualitas sumber daya manusia keolahragaan, serta dukungan pengelolaan sarana dan prasarana olahraga.
Selain fokus pada penguatan pembinaan dan organisasi, pertemuan ini juga menjadi langkah strategis dalam persiapan Sulawesi Tengah mengikuti proses bidding tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.
Dalam kesempatan tersebut, M. Budiana menyatakan kesediaannya untuk mendukung Sulawesi Tengah dengan menjadi Ketua Tim Pemenangan Bidding PON XXIII Tahun 2032.
Dukungan tersebut dinilai sebagai modal strategis dalam memperkuat kesiapan Sulawesi Tengah sebagai calon tuan rumah PON, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam peningkatan prestasi olahraga di tingkat nasional. (Nul/Nl)



.jpg)






