- Sulteng Ditargetkan Bebas TB dalam Tiga Tahun ke Depan
- Ucu Susanto Jaring Aspirasi Warga Palu Timur-Mantikulore Lewat Reses Caturwulan II
- Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak
- Karhutla di Tojo Una-Una Hanguskan 54 Hektare Lahan
- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada
- Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal
- Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS Awal 2027, Kebutuhan Guru Capai 526 Ribu
- Walatana Didorong Jadi Role Model Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Punya 8 Bandara, Sulteng Masuk Jajaran Provinsi dengan Bandara Terbanyak di Indonesia
Ucu Susanto Jaring Aspirasi Warga Palu Timur-Mantikulore Lewat Reses Caturwulan II
.jpg)
Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Palu dari Daerah Pemilihan (Dapil) Palu Timur-Mantikulore, Ucu Susanto, melaksanakan reses caturwulan II masa persidangan tahun 2026 pada Sabtu (22/8/2026). (Foto: Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, PALU – Anggota DPRD Kota Palu dari Daerah Pemilihan (Dapil) Palu Timur-Mantikulore, Ucu Susanto, melaksanakan reses caturwulan II masa persidangan tahun 2026 pada Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat tersebut berlangsung di Jalan Mulawarman Lorong 1, Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Besusu Barat, Kota Palu.
Baca Lainnya :
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
Dalam reses tersebut, Ucu Susanto bertemu dengan masyarakat untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan warga di wilayah Dapil Palu Timur-Mantikulore.
“Reses ini wajib bagi kami anggota DPRD untuk diselenggarakan, karena aspirasi bapak-bapak dan ibu-ibu yang kami serap akan kami bawa dalam kegiatan di DPRD. Cuma saya sampaikan lagi bahwa kita masih dalam kondisi efisiensi. Jadi, insyaallah apa yang menjadi aspirasi ibu-ibu dan bapak-bapak akan menjadi tanggung jawab saya,” ujar Ucu.
Sejumlah aspirasi disampaikan warga dalam kegiatan tersebut. Di antaranya kebutuhan timbangan bayi untuk sembilan posyandu yang tersebar di wilayah setempat, pengaspalan jalan, perbaikan drainase, hingga persoalan pencurian di lingkungan masjid.
Imam Masjid Al-Hidayah sekaligus warga Kelurahan Besusu Barat menyampaikan, pencurian sejumlah fasilitas masjid menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan warga.
“Masjid kita akhir-akhir ini banyak pencurian, termasuk pencurian keran masjid. Dari awal dipasang keran stainless, itu mahal, Rp250 ribu satuannya. Ternyata setelah berjalan, rupanya dicuri satu-satu,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 1 menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait rencana pengerjaan drainase dan Jalan Mulawarman pada 2027.
“Yang pertama bahwa drainase dan Jalan Mulawarman itu infonya 2027 mau dikerja. Hanya kami minta kepada Bapak Dewan untuk mengawal kalau memang info itu betul. Kami minta dikawal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan aspirasi terkait kantor kelurahan yang diharapkan tetap berada di lokasi saat ini.
Selain itu, ia kembali mengusulkan pengadaan tenda Hercules yang sebelumnya telah disampaikan dalam reses tahun lalu. Menurutnya, tenda tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan warga, termasuk kegiatan posyandu dan saat ada warga yang berduka.
“Reses tahun kemarin saya minta tenda Hercules. Sebenarnya gunanya tenda itu termasuk untuk posyandu juga. Jadi ketika ada 5-10 petak, waktu itu saya peruntukkan kalau misalnya ada duka di wilayah RW 1,” jelasnya.
Ucu mengatakan, berbagai aspirasi tersebut akan menjadi tanggung jawabnya untuk diupayakan melalui DPRD Kota Palu, meski saat ini pemerintah daerah masih menerapkan efisiensi anggaran.
“Di tengah-tengah efisiensi, bagaimanapun kita sebagai anggota DPRD Kota Palu harus menjalankan apa yang menjadi aspirasi masyarakat di dapil. Ya, mau tidak mau kita harus usahakan. Apa yang menjadi aspirasi masyarakat, itu tanggung jawab,” jelas Ucu.
Pelaksanaan reses tersebut turut didampingi Rosita dan Watini. Sementara koordinator kegiatan yakni Bayu Febrianto, Agussalim, serta Yulianti Pakiding.
Reses menjadi salah satu momentum bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing. (nul)









