- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
Dedikasi Bripka Haruk Evakuasi Warga Sakit di Parimo, Lewati Jalur Curam Demi Sampai ke Puskesmas

Keterangan Gambar : Bripka Abd Haruk bersama warga mengevakuasi warga Dusun Bulog, Desa Bamba Siang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong – Aksi heroik dilakukan Bripka Abd Haruk, Bhabinkamtibmas Desa Bambasiang, Polsek Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat membantu evakuasi seorang warga Dusun Bulog yang mengalami sakit parah.
Dalam video yang dibagikan Bidhumas Polda Sulawesi Tengah, pada Jumat (26/9/2025), Bripka Abd Haruk menyebut akses jalan menuju puskesmas sangat sulit ditempuh.
Baca Lainnya :
- Akses Jalan Kebun Kopi Kilometer 8 Kembali Lancar Pasca Longsor
- Per 11 September, Kasus Malaria di Parigi Moutong Tembus 190
- Gempa 4,8 SR Guncang Parigi Moutong, Terasa Hingga Palu dan Poso
- Inisiasi Kemah di Desa Taipa Obal, Fathur Razaq Satukan Pemuda dan Masyarakat
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
“Mau bawa orang sakit ke puskesmas. Jalannya kurang lebih 3 jam kalau jalan kaki,” ujarnya.
Dengan peralatan sederhana, ia bersama sejumlah warga memikul pasien melintasi hutan dan jalur curam.
Perjalanan itu memakan waktu sekitar empat jam hingga akhirnya tiba di puskesmas terdekat.
Aksi tersebut menunjukkan, polisi hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai penolong di tengah masyarakat. (Nul/Nl)










