- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Dedikasi Bripka Haruk Evakuasi Warga Sakit di Parimo, Lewati Jalur Curam Demi Sampai ke Puskesmas

Keterangan Gambar : Bripka Abd Haruk bersama warga mengevakuasi warga Dusun Bulog, Desa Bamba Siang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong – Aksi heroik dilakukan Bripka Abd Haruk, Bhabinkamtibmas Desa Bambasiang, Polsek Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat membantu evakuasi seorang warga Dusun Bulog yang mengalami sakit parah.
Dalam video yang dibagikan Bidhumas Polda Sulawesi Tengah, pada Jumat (26/9/2025), Bripka Abd Haruk menyebut akses jalan menuju puskesmas sangat sulit ditempuh.
Baca Lainnya :
- Akses Jalan Kebun Kopi Kilometer 8 Kembali Lancar Pasca Longsor
- Per 11 September, Kasus Malaria di Parigi Moutong Tembus 190
- Gempa 4,8 SR Guncang Parigi Moutong, Terasa Hingga Palu dan Poso
- Inisiasi Kemah di Desa Taipa Obal, Fathur Razaq Satukan Pemuda dan Masyarakat
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
“Mau bawa orang sakit ke puskesmas. Jalannya kurang lebih 3 jam kalau jalan kaki,” ujarnya.
Dengan peralatan sederhana, ia bersama sejumlah warga memikul pasien melintasi hutan dan jalur curam.
Perjalanan itu memakan waktu sekitar empat jam hingga akhirnya tiba di puskesmas terdekat.
Aksi tersebut menunjukkan, polisi hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai penolong di tengah masyarakat. (Nul/Nl)










