- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
Di Tengah Aksi Massa, Sholat Ghoib Dipanjatkan untuk Korban Kericuhan Demonstrasi

Keterangan Gambar : Ribuan massa aksi, mahasiswa, pengemudi ojek online, hingga pejabat daerah larut dalam doa bersama di Palu, Senin (1/9/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU - Ribuan massa aksi, mahasiswa, pengemudi ojek online, hingga pejabat daerah larut dalam doa bersama di Palu, Senin (1/9/2025).
Momen khidmat itu terjadi saat para pejabat ikut menunaikan sholat Ashar berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan sholat ghoib untuk almarhum Affan Kurniawan serta seluruh korban insiden yang terjadi di berbagai daerah Indonesia.
Baca Lainnya :
- Gubernur Sulteng Temui Massa Aksi, Janji Tindaklanjuti Aspirasi
- Ini Isi Tuntutan Mahasiswa dan Masyarakat Palu di DPRD Sulteng!
- Aksi Massa di DPRD Sulteng Berujung Kesepakatan dan Penandatanganan Berita Acara
- Ketua MUI Sulteng: Demonstrasi Harus Jadi Ruang Dialog, Bukan Ajang Kerusuhan
- Isu Polisi Lepas Tangan Jika Massa Anarkis Beredar, Ini Klarifikasi Polda Sulteng
Usai rangkaian doa dan sholat berjamaah, para pejabat bersalaman dengan massa aksi menjadi penutup yang memperlihatkan kebersamaan dan persatuan dalam membangun Sulawesi Tengah ke arah yang lebih baik.
Selepas solat, Gubernur Anwar Hafid turut menyampaikan duka cita mendalam atas berjatuhanya korban jiwa saat demonstrasi.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan damai, sembari menekankan pentingnya menjaga persatuan.
“Saya menghargai aspirasi yang telah disampaikan hari ini. Mari kita terus mengedepankan cara-cara damai dan akal sehat dalam memperjuangkan kepentingan bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tambahnya. (Bim/Nl)










