- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB, menyebabkan tsunami kecil di tiga wilayah Sulut. (Foto: BMKG)
Likeindonesia.com, SULUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di koordinat 7.34 Lintang Utara dan 126.87 Bujur Timur, atau sekitar 371 kilometer timur laut Melonguane, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 56 kilometer.
Baca Lainnya :
- PPPK Paruh Waktu Bisa Cuti Melahirkan hingga Gugur Kandungan, Ini Detail Aturannya
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
- Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Program Magang Berbayar Sudah Jalan, Fresh Graduate Bisa Daftar 3 Lokasi Sesuai Minat
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
Melalui akun resmi di platform X, BMKG melaporkan bahwa gempa ini memicu terjadinya tsunami kecil di beberapa titik di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Di Melonguane, tinggi gelombang tercatat sekitar 0,11 meter, disusul Ganalo dan Beo dengan ketinggian 0,05 meter.
"Tsunami akibat gempa bumi Magnitudo 7.6 SR, telah terdeteksi di MELONGUANE (09:06 WIB) 0.11 m; GANALO (09:09 WIB) 0.05 m; BEO (09:12 WIB) 0.05 m,” tulis BMKG dalam unggahannya.
Sebelumnya, BMKG telah merilis peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Papua.
“Peringatan dini tsunami di Sulut, Papua, gempa bumi Magnitudo 7.6, 10-Oct-25 08:43:58 WIB,” tulis BMKG. (Nul/Nl)

.jpg)








