- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB, menyebabkan tsunami kecil di tiga wilayah Sulut. (Foto: BMKG)
Likeindonesia.com, SULUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di koordinat 7.34 Lintang Utara dan 126.87 Bujur Timur, atau sekitar 371 kilometer timur laut Melonguane, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 56 kilometer.
Baca Lainnya :
- PPPK Paruh Waktu Bisa Cuti Melahirkan hingga Gugur Kandungan, Ini Detail Aturannya
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
- Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Program Magang Berbayar Sudah Jalan, Fresh Graduate Bisa Daftar 3 Lokasi Sesuai Minat
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
Melalui akun resmi di platform X, BMKG melaporkan bahwa gempa ini memicu terjadinya tsunami kecil di beberapa titik di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Di Melonguane, tinggi gelombang tercatat sekitar 0,11 meter, disusul Ganalo dan Beo dengan ketinggian 0,05 meter.
"Tsunami akibat gempa bumi Magnitudo 7.6 SR, telah terdeteksi di MELONGUANE (09:06 WIB) 0.11 m; GANALO (09:09 WIB) 0.05 m; BEO (09:12 WIB) 0.05 m,” tulis BMKG dalam unggahannya.
Sebelumnya, BMKG telah merilis peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Papua.
“Peringatan dini tsunami di Sulut, Papua, gempa bumi Magnitudo 7.6, 10-Oct-25 08:43:58 WIB,” tulis BMKG. (Nul/Nl)










