- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
Gubernur Anwar Hafid Hadiri Tahlilan 13 Tahun Wafatnya Ibunda Ahmad Ali

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri Tahlilan memperingati 13 tahun wafatnya ibunda Ahmad Ali, di Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Jumat (5/12/2025). (Foto: IST)
Likeindonesiacom, Morowali — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri Tahlilan dan doa bersama memperingati 13 tahun wafatnya Hj. Saadiah Binti H. Himran, ibunda Ahmad Ali, di Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Jumat (5/12/2025).
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri masyarakat dari berbagai wilayah Morowali. Ustadz Abdul Somad (UAS) juga hadir dan menyampaikan tausiah tentang pentingnya mengingat jasa orang tua, menjaga silaturahim, serta memperkuat kasih sayang kepada orang tua, baik yang masih ada maupun yang telah berpulang.
Baca Lainnya :
- Masigi Sakaya, Masjid Berbentuk Perahu Jadi Ikon Baru Kampung Lere Palu
- Di Sulteng, Warga Palu dan Banggai Tercatat Paling Jarang Merokok
- Polda Sulteng Kirim 30 Ton Beras dan Rp500 Juta untuk Korban Banjir di Sumatra
- Kondisi Jalan di Sulteng Akan Didokumentasikan Titik per Titik Mulai Awal 2026
- BMKG Imbau Warga Sulteng Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid mengenang sosok almarhumah sebagai pribadi sabar dan ramah.
“Almarhumah adalah seorang ibu yang luar biasa. Saya mengenal beliau sejak kecil. Beliau selalu menegur siapa pun yang ditemuinya baik anak-anak maupun orang tua. Itulah yang paling saya ingat dari sosok almarhumah,” ujar Gubernur.
Ia kemudian menegaskan bahwa mendoakan orang tua merupakan bentuk bakti yang tidak boleh terputus.
“Malam ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendoakan almarhumah, tetapi juga untuk mendoakan diri kita agar selalu berada dalam kebaikan. Semoga amal ibadah almarhumah semasa hidup, serta amal-amal yang dilakukan anak-anaknya, terus menerangi perjalanan almarhumah di alam sana. Kita juga bangga melihat anak-anak almarhumah yang sukses berkat doa beliau,” ucapnya.
Suasana tahlilan semakin syahdu setelah tausiah UAS yang mengajak jamaah untuk senantiasa memuliakan orang tua dan menjaga hubungan persaudaraan. (BIM/Nl)





.jpg)




