- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Indonesia Bakal Punya Kampung Haji Pertama di Mekkah, Arab Saudi Izinkan Tanah untuk Negara Asing

Keterangan Gambar : Ilustrasi ka'bah di Mekkah, Arab Saudi. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Arab Saudi untuk pertama kalinya dalam sejarah mengizinkan Indonesia membangun kampung haji di Tanah Suci.
Pengumuman ini disampaikan dalam pidatonya di sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).
Baca Lainnya :
- Cuma Sampai Akhir Oktober, Ada Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya Listrik
- MK Putuskan Masyarakat Adat Bisa Buka Lahan Berkebun di Hutan Tanpa Izin ke Pemerintah
- Mulai 2026, Pesawat di Indonesia Bakal Terbang Pakai Bahan Bakar dari Minyak Jelantah
- Gagal Bawa Garuda ke Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Resmi Dipecat PSSI
- Kapan Cuaca Panas Berakhir? BMKG: Awal November Mulai Mereda
“Alhamdulillah, pemerintah Arab Saudi untuk pertama kali dalam sejarah setuju pembangunan kampung Indonesia di kota Mekkah,” ujar Prabowo, dikutip dari Kompas.com.
Prabowo menjelaskan, izin ini didapat setelah dirinya melakukan sejumlah kunjungan dan lobi ke pemerintah Arab Saudi.
Bahkan, menurutnya, Undang-Undang di Arab Saudi diubah khusus untuk memungkinkan negara asing memiliki lahan di Kota Suci.
Indonesia menjadi negara pertama yang melobi Arab Saudi untuk pembangunan kampung haji, sementara negara lain akan menyusul.
Pemerintah Indonesia ditawari beberapa lahan untuk pembangunan kampung haji, termasuk lahan yang tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram, bahkan ada yang langsung bersebelahan dengan kompleks tersebut.
Prabowo menyebut bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, yang bolak-balik ke Arab Saudi.
Lahan-lahan yang ditawarkan juga menjadi rebutan puluhan entitas lain melalui tender terbuka.
“Tendernya, kalau tidak salah, ditutup tanggal 30 Oktober ini. Jadi kita kerja keras ya, tapi saya juga lobi terus,” kata Prabowo.
Nantinya, ketika kampung haji Indonesia sudah terbangun, pemerintah akan mengatur berbagai fasilitas sendiri untuk memastikan kenyamanan jemaah haji.
“Semuanya kita atur, supaya tidak ada lagi kekurangan, penyimpangan, atau kekecewaan dari jemaah haji kita. Ini saya kira terobosan luar biasa,” tegasnya. (Nul/Nl)










