- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Obesitas di ASEAN, Ini Datanya

Keterangan Gambar : Ilustrasi penderita obesitas. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, - Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah penderita obesitas tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Laporan Badan Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) tahun 2024 menunjukkan bahwa pada tahun 2022 terdapat 21,6 juta orang dewasa di Indonesia yang mengalami obesitas. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2002 yang berjumlah 10 juta orang.
Baca Lainnya :
- Cek Kesehatan Gratis Kini Masuk Sekolah, Sasar Puluhan Juta Siswa
- Prabowo Terbitkan Perpres, Dokter di Daerah Tertinggal Dapat Tunjangan Rp30 Juta per Bulan
- Kinaya Maulidyah Wakili Indonesia di Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2025
- Dinilai Tak Aman, Mendikdasmen Larang Anak-anak Main Game Roblox
- H4ck3dByV1N55X404
Secara jumlah, Indonesia berada di peringkat kedua tertinggi di ASEAN, hanya terpaut sedikit dari Thailand yang mencatatkan 22 juta kasus obesitas dewasa.
Sementara dari sisi prevalensi, Indonesia menempati urutan kelima, dengan angka 11,2 persen, meningkat dari 9,3 persen pada tahun 2012.
Daftar Obesitas Dewasa di ASEAN
Berdasarkan prevalensi (2022):
- Thailand – 28,4%
- Brunei – 15,1%
- Singapura – 14,0%
- Malaysia – 13,4%
- Indonesia – 11,2%
- Filipina – 10,6%
- Kamboja – 10,5%
- Laos – 9,3%
- Myanmar – 9,2%
- Vietnam – 7,3%
Berdasarkan jumlah kasus (2022):
- Thailand – 22 juta
- Indonesia – 21,6 juta
- Filipina – 9,4 juta
- Vietnam – 5,7 juta
- Myanmar – 3,9 juta
- Malaysia – 3,5 juta
- Kamboja – 1,7 juta
- Laos – 1,1 juta
- Singapura – 0,8 juta
- Brunei – 0,1 juta
(nul)










