- Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak
- Karhutla di Tojo Una-Una Hanguskan 54 Hektare Lahan
- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada
- Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal
- Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS Awal 2027, Kebutuhan Guru Capai 526 Ribu
- Walatana Didorong Jadi Role Model Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Punya 8 Bandara, Sulteng Masuk Jajaran Provinsi dengan Bandara Terbanyak di Indonesia
- Sulteng Salurkan Rp1 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT
- Geliat Kemerdekaan dari Lindu, Fathur Razaq Ajak Warga Jaga Persaudaraan, Adat, dan Alam
Pedagang Busana Muslim Musiman Mulai Ramaikan Jalur Wisata Religi Sis Aljufri

Keterangan Gambar : Lapak busana muslim musiman di Jl. Sis Al-Jufri, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Memasuki awal Ramadan, pedagang busana muslim musiman mulai membanjiri kawasan wisata religi di Jalan Sis Aljufri, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kamis (26/2/2026) sore.
Lapak-lapak darurat berdiri memanjang di sisi jalan, menawarkan beragam kebutuhan sandang untuk menyambut bulan suci hingga Idulfitri.
Baca Lainnya :
- Pedagang Busana Muslim Musiman Mulai Ramaikan Jalur Wisata Religi Sis Aljufri
- Wagub Sulteng Awali Safari Ramadan 2026 di Palu, Perkuat Iman Lewat Program Berani Berkah
- Tak Semua Pelaku Dipenjara, KUHP Baru Buka Ruang Hukuman Kerja Sosial
- Audiensi dengan Baznas, Wagub Sulteng Perkuat Program 9 BERANI untuk Bantu Warga Kurang Mampu
- DPRD Sulteng Kecewa Pertemuan CPM dan Tokoh Adat Poboya Digelar Tanpa Pemberitahuan
Dari pantauan di lokasi, tenda-tenda sederhana berjejer rapi di sepanjang ruas jalan.
Berbagai jenis busana muslim dipajang terbuka untuk menarik perhatian pengunjung yang melintas.
Mulai dari baju koko dan setelan muslim pria, sarung, abaya, gamis, busana muslim anak-anak, hingga perlengkapan salat seperti mukena dan sajadah.
Aneka peci dan aksesori pelengkap ibadah juga tersedia dengan variasi model dan warna.
Harga yang ditawarkan relatif bervariasi dan terjangkau.
Busana muslim dewasa dibanderol mulai kisaran Rp100 ribu hingga Rp350 ribu tergantung bahan dan model, sementara pakaian anak-anak dijual mulai Rp75 ribu.
Sarung dan perlengkapan salat dipasarkan dengan harga mulai puluhan ribu rupiah.
Kehadiran pedagang musiman ini menjadi pemandangan yang rutin setiap Ramadan di kawasan tersebut.
Selain dikenal sebagai jalur menuju area wisata religi, lokasi ini dinilai strategis karena ramai dilalui warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Aktivitas penjualan diperkirakan akan terus meningkat mendekati Idulfitri.
Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, lonjakan permintaan biasanya terjadi pada H-7 hingga H-3 Lebaran, saat masyarakat mulai mempersiapkan pakaian baru untuk merayakan hari raya.
Hingga sore hari, suasana jual beli tampak berlangsung kondusif.
Warga terlihat mulai mengisi lapak-lapak, memilih busana yang sesuai kebutuhan, sekaligus memanfaatkan momen Ramadan untuk berbelanja lebih awal. (Rul/Nl)





1.jpg)




