- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Pedagang Busana Muslim Musiman Mulai Ramaikan Jalur Wisata Religi Sis Aljufri

Keterangan Gambar : Lapak busana muslim musiman di Jl. Sis Al-Jufri, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Memasuki awal Ramadan, pedagang busana muslim musiman mulai membanjiri kawasan wisata religi di Jalan Sis Aljufri, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kamis (26/2/2026) sore.
Lapak-lapak darurat berdiri memanjang di sisi jalan, menawarkan beragam kebutuhan sandang untuk menyambut bulan suci hingga Idulfitri.
Baca Lainnya :
- Pedagang Busana Muslim Musiman Mulai Ramaikan Jalur Wisata Religi Sis Aljufri
- Wagub Sulteng Awali Safari Ramadan 2026 di Palu, Perkuat Iman Lewat Program Berani Berkah
- Tak Semua Pelaku Dipenjara, KUHP Baru Buka Ruang Hukuman Kerja Sosial
- Audiensi dengan Baznas, Wagub Sulteng Perkuat Program 9 BERANI untuk Bantu Warga Kurang Mampu
- DPRD Sulteng Kecewa Pertemuan CPM dan Tokoh Adat Poboya Digelar Tanpa Pemberitahuan
Dari pantauan di lokasi, tenda-tenda sederhana berjejer rapi di sepanjang ruas jalan.
Berbagai jenis busana muslim dipajang terbuka untuk menarik perhatian pengunjung yang melintas.
Mulai dari baju koko dan setelan muslim pria, sarung, abaya, gamis, busana muslim anak-anak, hingga perlengkapan salat seperti mukena dan sajadah.
Aneka peci dan aksesori pelengkap ibadah juga tersedia dengan variasi model dan warna.
Harga yang ditawarkan relatif bervariasi dan terjangkau.
Busana muslim dewasa dibanderol mulai kisaran Rp100 ribu hingga Rp350 ribu tergantung bahan dan model, sementara pakaian anak-anak dijual mulai Rp75 ribu.
Sarung dan perlengkapan salat dipasarkan dengan harga mulai puluhan ribu rupiah.
Kehadiran pedagang musiman ini menjadi pemandangan yang rutin setiap Ramadan di kawasan tersebut.
Selain dikenal sebagai jalur menuju area wisata religi, lokasi ini dinilai strategis karena ramai dilalui warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Aktivitas penjualan diperkirakan akan terus meningkat mendekati Idulfitri.
Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, lonjakan permintaan biasanya terjadi pada H-7 hingga H-3 Lebaran, saat masyarakat mulai mempersiapkan pakaian baru untuk merayakan hari raya.
Hingga sore hari, suasana jual beli tampak berlangsung kondusif.
Warga terlihat mulai mengisi lapak-lapak, memilih busana yang sesuai kebutuhan, sekaligus memanfaatkan momen Ramadan untuk berbelanja lebih awal. (Rul/Nl)










