- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Pemerintah Siapkan Lahan dan Fasilitas Pendukung Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri

Keterangan Gambar : Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kota Palu terus mematangkan persiapan operasional Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebagai bandara internasional.
Rapat lintas instansi digelar di Aula Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (13/8) siang, membahas pemenuhan fasilitas dan perpanjangan landasan pacu.
Baca Lainnya :
- Satgas Madago Raya Terima Penyerahan Dua Senjata Rakitan dari Anggota DPRD Sulteng
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
- Aduan Tambang Tojo Una-una Meresahkan, ESDM Sulteng Tindaklanjuti Penutupan Tambang
- Pawai Milad Alkhairaat di Palu Semarakkan HUT RI ke-80
- Persiapan Paskibraka Kota Palu Masuki Tahap Akhir, Kesiapan Capai 90 Persen
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menegaskan perlunya sinergi dengan Pemkot Palu, termasuk penyediaan lahan yang dibutuhkan untuk perpanjangan runway.
"Bersama Wakil Wali Kota Palu, kita bersinergi untuk mempersiapkan Bandara Sis Al-Jufri agar dapat beroperasi sebagai bandara internasional. Kita membutuhkan lahan, dan Ibu Wakil Wali Kota menunjukkan semangat luar biasa," ujarnya.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan otoritas bandara untuk menentukan lokasi dan harga lahan.
"Mungkin nanti akan dilakukan kajian, seperti apa prosesnya. Insyaallah kita akan berusaha maksimal supaya Kota Palu bisa menjadi destinasi wisata internasional," kata Imelda.
Sesuai ketentuan, status internasional bandara mensyaratkan perpanjangan landasan pacu hingga 3.000 meter, penambahan mesin X-Ray, pemisahan ruang penumpang domestik dan internasional, serta fasilitas imigrasi, bea cukai, dan karantina.
Gubernur Anwar menargetkan seluruh persyaratan dapat terpenuhi dalam enam bulan. (Rul)










