- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Ribuan KK Miskin di Donggala, Anwar Hafid: Kalau Mau Selesaikan Kemiskinan, Perbaiki Dulu Rumahnya

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka Rapat Kerja Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Jumat (27/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, Donggala – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa salah satu penghambat utama penurunan angka kemiskinan di Donggala adalah masih banyaknya rumah tidak layak huni (RTLH) yang ditempati masyarakat.
Menurutnya, jika ingin serius menyelesaikan persoalan kemiskinan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki kondisi tempat tinggal warga.
Baca Lainnya :
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Blok Hunian Lapas Perempuan Palu Digeledah
- Sepekan Awal Ramadan, Sulawesi Tengah Alami 135 Kejadian Gempa
- Safari Ramadan di Parigi, Gubernur Sulteng Bagikan Bantuan ke Masjid Darussalam
- Gubernur Sulteng Dorong Kolaborasi Pembangunan di Parimo, Fokus Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting
- Wagub Reny Minta TPID se-Sulteng Gerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri
“Kalau mau selesaikan kemiskinan, pertama perbaiki dulu rumahnya,” tegas Anwar Hafid saat membuka Rapat Kerja Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Jumat (27/2/2026).
Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat 4.846 kepala keluarga (KK) kategori miskin ekstrem di Donggala yang harus segera dientaskan. Gubernur meminta agar dilakukan verifikasi dan validasi (verval) untuk mengidentifikasi KK yang tinggal di rumah tidak layak huni sebagai dasar intervensi program pengentasan kemiskinan melalui bedah rumah.
“Ini yang harus kita kerjakan pertama untuk menyelesaikan kemiskinan,” lanjutnya.
Donggala pun ditetapkan sebagai pilot project bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah dalam transformasi RTLH menjadi rumah layak huni.
Selain itu, Gubernur juga mendorong Pemerintah Kabupaten Donggala agar konsisten menggunakan DTSEN dalam perencanaan pembangunan berbasis data sehingga program yang dijalankan lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Dalam rapat kerja daerah tersebut, Gubernur datang bersama seluruh kepala perangkat daerah Provinsi sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi menjadi supporting system bagi pemerintah kabupaten.
“Kami datang dengan perangkat daerah supaya kami punya pemahaman mau dibawa ke mana Donggala ini sesuai maunya Ibu Bupati,” ujarnya, seraya menjelaskan bahwa Program 9 BERANI dapat disinkronkan dengan program Pemerintah Kabupaten Donggala.
Sebagai wujud konkret dukungan, Gubernur Anwar Hafid juga menyerahkan bantuan pangan berupa 25 ton beras secara simbolis kepada Bupati Donggala, Vera Laruni, untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan. (Nul/Nl)




.jpg)





