- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Setelah Sehari Pencarian, Korban Sungai Mamara Donggala Ditemukan Tak Bernyawa

Keterangan Gambar : Proses evakuasi korban terseret arus Sungai Mamara, Kabupaten Donggala. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Donggala – Warga Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Mamara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban bernama Taharudin (61 th) ditemukan oleh tim SAR gabungan di pesisir pantai Desa Lembasada, berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi awal kejadian, pada Selasa (8/7/2025) pukul 16.30 WITA.
Baca Lainnya :
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Dengan Khidmat, Masyarakat Donggala Kembali Mandikan Bulava Mpongeo
- Slot Gacor, Withdraw Cepat
- Game Slot Gacor Terbaik
Diketahui, korban terseret arus saat menyeberangi Sungai Mamara pada Senin (7/7/2025) sekitar pukul 17.00 WITA untuk mengambil ternaknya di seberang sungai. Saat kejadian, hujan deras mengguyur wilayah tersebut sehingga arus sungai menjadi deras dan berbahaya.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah keluarga,” ujar Arifuddin, Koordinator Lapangan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu.
Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palu, BPBD Donggala, Polsek Banawa Selatan, Babinsa, aparat desa, keluarga korban, dan warga setempat. Pencarian dilakukan secara intensif sejak malam hari hingga korban ditemukan keesokan harinya.
"Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing" tutup Arifuddin. (Bim)










