- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Sulteng Bidik Tuan Rumah PON 2032, KONI Bentuk Tim Kerja Khusus

Keterangan Gambar : Ketua KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, memimpin rapat pembentukan Tim Kerja Bidding PON 2032, Jumat (26/12/2025). (Foto: Media Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah mulai mempersiapkan langkah pencalonan daerah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Keseriusan tersebut ditandai dengan pembentukan Tim Kerja Bidding PON 2032 yang dipimpin langsung Ketua KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, Jumat (26/12/2025).
Baca Lainnya :
- Sulawesi Tengah Catat Kenaikan UMP 2026 Paling Tinggi di Indonesia
- KONI Sulteng dan KONI Morowali Pastikan Kesiapan Porprov 2026, Bakal Digelar dengan 27 Cabor
- 241 Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi Natal, Satu Orang Langsung Bebas
- Sulteng Jadi Satu-satunya Provinsi di Sulawesi yang Alami Penurunan Kasus Tawuran
- BEMNUS Sulteng Tuntut Sanksi Tegas untuk Perusahaan Tambang di Banggai, Diduga Rusak Lingkungan
Fathur Razaq menyampaikan bahwa tim kerja ini disiapkan untuk mengawal seluruh tahapan pencalonan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah PON 2032, termasuk menyusun peta jalan persiapan dan mempresentasikan kesiapan daerah kepada Gubernur Sulawesi Tengah.
Menurutnya, dukungan pemerintah provinsi menjadi faktor penting dalam menyatukan langkah lintas sektor, baik dari sisi kebijakan, pembiayaan, maupun penguatan infrastruktur olahraga.
Selain itu, KONI Sulawesi Tengah juga membuka peluang kerja sama dengan sejumlah provinsi tetangga sebagai bagian dari opsi penyelenggaraan bersama atau co-host. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat posisi Sulawesi Tengah dalam proses bidding di tingkat nasional.
“Kita ingin Sulawesi Tengah maju dengan perencanaan yang matang dan dukungan penuh pemerintah daerah. PON 2032 bukan hanya tentang menjadi tuan rumah, tetapi mendorong kebangkitan prestasi olahraga dan memberikan dampak luas bagi daerah,” ujar Fathur Razaq.
Melalui pembentukan Tim Kerja Bidding PON 2032, KONI Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap tahapan persiapan, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi, serta membuka ruang kerja sama antardaerah untuk mewujudkan terselenggaranya PON di Bumi Tadulako. (Nul)










