- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Timur Jauh Rusia Diguncang Gempa M 7,4 , Peringatan Tsunami Berlaku

Keterangan Gambar : Titik gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. (dok: USGS)
Likeindonesia.com, Rusia – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik pun segera mengeluarkan peringatan bagi wilayah pesisir Rusia.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa berada sekitar 111 kilometer di timur Petropavlovsk-Kamchatsky, dengan kedalaman 39 kilometer.
Baca Lainnya :
- UU Pekerja Gig Disahkan, Ojol hingga Konten Kreator di Malaysia Kini Dilindungi Negara
- LazycyberGroup
- H4ck3dByV1N55X404
- Ini Perkiraan Kedatangan Tsunami di 10 Wilayah Indonesia Akibat Gempa 8,7 di Rusia
- Gempa M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG Sebut Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia
USGS menyatakan gempa ini merupakan susulan dari gempa dahsyat Magnitudo 8,8 yang melanda wilayah yang sama pada 29 Juli lalu.
“Di lokasi ini, Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat-barat laut relatif terhadap Lempeng Amerika Utara dengan kecepatan sekitar 80 milimeter per tahun,” jelas USGS.
Peringatan tsunami menyebut gelombang dengan ketinggian sekitar satu meter berpotensi menerjang sepanjang pantai Rusia dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa. Wilayah lain di Pasifik, termasuk Jepang dan Hawaii, diperkirakan mungkin merasakan gelombang dengan tinggi kurang dari 30 cm.
Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa terbaru ini. Namun, Kamchatka sebelumnya diguncang lima gempa besar pada 20 Juli 2025, termasuk satu dengan kekuatan Magnitudo 7,4.
Gempa Magnitudo 8,8 pada Juli lalu memicu tsunami setinggi empat meter dan evakuasi warga di berbagai negara, termasuk Hawaii dan Jepang. Gempa tersebut menjadi yang terbesar sejak gempa Magnitudo 9,1 lepas pantai Jepang pada 2011 yang menewaskan lebih dari 15.000 orang.
USGS awalnya mencatat gempa terbaru ini berkekuatan Magnitudo 7,5 sebelum menurunkannya menjadi 7,4. Otoritas terus memantau wilayah pesisir yang berisiko terdampak tsunami. (Nl/Nl)










