- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Timur Jauh Rusia Diguncang Gempa M 7,4 , Peringatan Tsunami Berlaku

Keterangan Gambar : Titik gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. (dok: USGS)
Likeindonesia.com, Rusia – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik pun segera mengeluarkan peringatan bagi wilayah pesisir Rusia.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa berada sekitar 111 kilometer di timur Petropavlovsk-Kamchatsky, dengan kedalaman 39 kilometer.
Baca Lainnya :
- UU Pekerja Gig Disahkan, Ojol hingga Konten Kreator di Malaysia Kini Dilindungi Negara
- LazycyberGroup
- H4ck3dByV1N55X404
- Ini Perkiraan Kedatangan Tsunami di 10 Wilayah Indonesia Akibat Gempa 8,7 di Rusia
- Gempa M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG Sebut Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia
USGS menyatakan gempa ini merupakan susulan dari gempa dahsyat Magnitudo 8,8 yang melanda wilayah yang sama pada 29 Juli lalu.
“Di lokasi ini, Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat-barat laut relatif terhadap Lempeng Amerika Utara dengan kecepatan sekitar 80 milimeter per tahun,” jelas USGS.
Peringatan tsunami menyebut gelombang dengan ketinggian sekitar satu meter berpotensi menerjang sepanjang pantai Rusia dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa. Wilayah lain di Pasifik, termasuk Jepang dan Hawaii, diperkirakan mungkin merasakan gelombang dengan tinggi kurang dari 30 cm.
Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa terbaru ini. Namun, Kamchatka sebelumnya diguncang lima gempa besar pada 20 Juli 2025, termasuk satu dengan kekuatan Magnitudo 7,4.
Gempa Magnitudo 8,8 pada Juli lalu memicu tsunami setinggi empat meter dan evakuasi warga di berbagai negara, termasuk Hawaii dan Jepang. Gempa tersebut menjadi yang terbesar sejak gempa Magnitudo 9,1 lepas pantai Jepang pada 2011 yang menewaskan lebih dari 15.000 orang.
USGS awalnya mencatat gempa terbaru ini berkekuatan Magnitudo 7,5 sebelum menurunkannya menjadi 7,4. Otoritas terus memantau wilayah pesisir yang berisiko terdampak tsunami. (Nl/Nl)










