- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Timur Jauh Rusia Diguncang Gempa M 7,4 , Peringatan Tsunami Berlaku

Keterangan Gambar : Titik gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. (dok: USGS)
Likeindonesia.com, Rusia – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai timur Kamchatka, Rusia, pada Sabtu (13/9/2025) waktu setempat. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik pun segera mengeluarkan peringatan bagi wilayah pesisir Rusia.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa berada sekitar 111 kilometer di timur Petropavlovsk-Kamchatsky, dengan kedalaman 39 kilometer.
Baca Lainnya :
- UU Pekerja Gig Disahkan, Ojol hingga Konten Kreator di Malaysia Kini Dilindungi Negara
- LazycyberGroup
- H4ck3dByV1N55X404
- Ini Perkiraan Kedatangan Tsunami di 10 Wilayah Indonesia Akibat Gempa 8,7 di Rusia
- Gempa M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG Sebut Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia
USGS menyatakan gempa ini merupakan susulan dari gempa dahsyat Magnitudo 8,8 yang melanda wilayah yang sama pada 29 Juli lalu.
“Di lokasi ini, Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat-barat laut relatif terhadap Lempeng Amerika Utara dengan kecepatan sekitar 80 milimeter per tahun,” jelas USGS.
Peringatan tsunami menyebut gelombang dengan ketinggian sekitar satu meter berpotensi menerjang sepanjang pantai Rusia dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa. Wilayah lain di Pasifik, termasuk Jepang dan Hawaii, diperkirakan mungkin merasakan gelombang dengan tinggi kurang dari 30 cm.
Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa terbaru ini. Namun, Kamchatka sebelumnya diguncang lima gempa besar pada 20 Juli 2025, termasuk satu dengan kekuatan Magnitudo 7,4.
Gempa Magnitudo 8,8 pada Juli lalu memicu tsunami setinggi empat meter dan evakuasi warga di berbagai negara, termasuk Hawaii dan Jepang. Gempa tersebut menjadi yang terbesar sejak gempa Magnitudo 9,1 lepas pantai Jepang pada 2011 yang menewaskan lebih dari 15.000 orang.
USGS awalnya mencatat gempa terbaru ini berkekuatan Magnitudo 7,5 sebelum menurunkannya menjadi 7,4. Otoritas terus memantau wilayah pesisir yang berisiko terdampak tsunami. (Nl/Nl)










