- Pemerintah Resmi Tunda Batas Wajib Sertifikasi Halal hingga Oktober 2028
- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
Umat Buddha Rayakan Imlek 2577 dengan Puja Bakti di Vihara Karuna Dipa Palu
.jpg)
Keterangan Gambar : Umat Buddha di Kota Palu merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dengan puja bakti di Vihara Karuna Dipa, Jalan Sungai Lariang, Selasa (17/2/2024) pagi. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Umat Buddha di Kota Palu merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dengan puja bakti di Vihara Karuna Dipa, Jalan Sungai Lariang, Selasa (17/2/2024) pagi.
Ibadah berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan parita suci, sambutan, hingga pemberkahan oleh Bhante.
Baca Lainnya :
- Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek 2577 di Palu
- Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng
- Fajar Al Amri Tampil Lawan Ketua POBSI Sulteng di Funmatch Palu
- Sambut Ramadan, KHAS Palu Hotel Hadirkan Promo Buka Puasa dan Paket Menginap Berkah Ramadan
- Mengintip Persiapan H-1 Imlek di Klenteng dan Vihara Kota Palu
Perayaan juga diisi kegiatan kebersamaan umat, termasuk pembagian angpao kepada anak-anak sekolah minggu.
Ketua PC Magabudhi Kota Palu, Ferdy Logianwy, mengatakan perayaan Imlek tahun ini jatuh pada 17 Februari 2026 dan menandai Tahun Kuda Api.
“Makna Kuda Api sendiri melambangkan energi yang kuat dan semangat yang berapi-api untuk mencapai tujuan yang kita cita-citakan. Jadi di tahun ini diharapkan umat memiliki semangat, daya juang, serta optimisme dalam menjalani kehidupan,” ujarnya kepada media ini saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, rangkaian puja bakti dilaksanakan sebagaimana ibadah rutin, dimulai dari pembacaan parita suci, sambutan pihak yayasan, hingga pemberkahan.
Selain itu, kegiatan juga menjadi ruang kebersamaan umat dalam menyambut tahun baru.
Menurut Ferdy, perayaan Imlek di vihara tetap menonjolkan simbol-simbol khas seperti lampion dan dekorasi, meski pelaksanaan ibadah berlangsung seperti biasa.
Kehadiran umat setiap tahun umumnya mencapai ratusan orang dan tahun ini diperkirakan lebih banyak karena adanya atraksi barongsai.
Momentum Imlek juga menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Di tahun ini kami berharap kebersamaan semakin terjalin, termasuk dalam keberagaman antarumat beragama,” katanya.
Ia menambahkan, perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan bulan Ramadan sehingga menjadi pengingat untuk terus menjaga toleransi, persatuan, dan kerukunan.
Perayaan Tahun Baru Imlek bagi umat Buddha tidak hanya menjadi pergantian tahun dalam kalender Tionghoa, tetapi juga momentum refleksi diri, doa, serta memperkuat kebajikan dan keharmonisan hidup. (Rul/Nl)





_2.jpg)




