Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng

By Inul Irfani 17 Feb 2026, 13:27:05 WIB Daerah
Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng

Keterangan Gambar : Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman. (Foto: Trisakti.co.id)


Likeindonesia.com, Palu - Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman, mengawal langsung pembangunan jembatan di tiga titik di Sulawesi Tengah (Sulteng). Ketiga lokasi tersebut berada di Kabupaten Tolitoli, wilayah Sojol Kabupaten Donggala, serta Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.


Abcandra memastikan persoalan akses jembatan di tiga wilayah tersebut telah dilaporkan dan diteruskan ke Satuan Tugas (Satgas) Jembatan untuk segera ditindaklanjuti.

Baca Lainnya :


“Tolitoli yang sebelumnya jenazah harus diusung menyeberang sungai, kemudian di wilayah Sojol Kabupaten Donggala dan di Bainaa Barat Parigi Moutong. Ini sudah masuk datanya dan insya Allah segera dieksekusi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).


Ia menegaskan akan terus mengawal proses pembangunan jembatan tersebut agar segera terealisasi, mengingat kondisi di lapangan menyangkut keselamatan dan aktivitas harian masyarakat.


Abcandra juga mengajak masyarakat untuk aktif berbagi informasi terkait infrastruktur yang membutuhkan perhatian pemerintah. Menurutnya, kolaborasi informasi akan memudahkan Satgas bergerak cepat sesuai kebutuhan di lapangan.


“Kalau ada info lainnya bisa saling berbagi, agar tim satgas pun bisa bergerak sesuai kebutuhan yang ada di Sulteng,” tambahnya.


Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pihaknya telah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan ke kementerian terkait.


“Sudah kami usulkan ke menteri. Lebih kurang sebanyak 10 jembatan di Sulteng kondisinya seperti itu,” kata Anwar.


Merespons hal tersebut, Wakil Ketua MPR meminta agar usulan yang telah dikirim ke kementerian juga disampaikan kepadanya, sehingga ia dapat turut membantu mengawal dan mempercepat prosesnya.


Diketahui, SD Negeri Terpencil Bainaa Barat berada di pelosok Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong. Para guru dan murid harus menyeberangi sungai setiap hari untuk sampai ke sekolah. Saat musim hujan, debit air meningkat dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan mereka.


Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Tolitoli. Jembatan titian di kompleks belakang Rumah Adat, Jalan Hanjala, yang menjadi akses utama bagi sekitar 15 kepala keluarga, kini dalam kondisi rapuh. Bahkan, warga terpaksa menyeberangi sungai saat mengantar jenazah ke pemakaman karena jembatan tak lagi layak dilalui. (Nul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.