- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng

Keterangan Gambar : Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman. (Foto: Trisakti.co.id)
Likeindonesia.com, Palu - Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman, mengawal langsung pembangunan jembatan di tiga titik di Sulawesi Tengah (Sulteng). Ketiga lokasi tersebut berada di Kabupaten Tolitoli, wilayah Sojol Kabupaten Donggala, serta Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.
Abcandra memastikan persoalan akses jembatan di tiga wilayah tersebut telah dilaporkan dan diteruskan ke Satuan Tugas (Satgas) Jembatan untuk segera ditindaklanjuti.
Baca Lainnya :
- Fajar Al Amri Tampil Lawan Ketua POBSI Sulteng di Funmatch Palu
- Sambut Ramadan, KHAS Palu Hotel Hadirkan Promo Buka Puasa dan Paket Menginap Berkah Ramadan
- Mengintip Persiapan H-1 Imlek di Klenteng dan Vihara Kota Palu
- Jelang Penentuan Awal Ramadan, Pengamatan Hilal di Sulteng Bakal Digelar di Desa Marana
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
“Tolitoli yang sebelumnya jenazah harus diusung menyeberang sungai, kemudian di wilayah Sojol Kabupaten Donggala dan di Bainaa Barat Parigi Moutong. Ini sudah masuk datanya dan insya Allah segera dieksekusi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menegaskan akan terus mengawal proses pembangunan jembatan tersebut agar segera terealisasi, mengingat kondisi di lapangan menyangkut keselamatan dan aktivitas harian masyarakat.
Abcandra juga mengajak masyarakat untuk aktif berbagi informasi terkait infrastruktur yang membutuhkan perhatian pemerintah. Menurutnya, kolaborasi informasi akan memudahkan Satgas bergerak cepat sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kalau ada info lainnya bisa saling berbagi, agar tim satgas pun bisa bergerak sesuai kebutuhan yang ada di Sulteng,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pihaknya telah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan ke kementerian terkait.
“Sudah kami usulkan ke menteri. Lebih kurang sebanyak 10 jembatan di Sulteng kondisinya seperti itu,” kata Anwar.
Merespons hal tersebut, Wakil Ketua MPR meminta agar usulan yang telah dikirim ke kementerian juga disampaikan kepadanya, sehingga ia dapat turut membantu mengawal dan mempercepat prosesnya.
Diketahui, SD Negeri Terpencil Bainaa Barat berada di pelosok Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong. Para guru dan murid harus menyeberangi sungai setiap hari untuk sampai ke sekolah. Saat musim hujan, debit air meningkat dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan mereka.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Tolitoli. Jembatan titian di kompleks belakang Rumah Adat, Jalan Hanjala, yang menjadi akses utama bagi sekitar 15 kepala keluarga, kini dalam kondisi rapuh. Bahkan, warga terpaksa menyeberangi sungai saat mengantar jenazah ke pemakaman karena jembatan tak lagi layak dilalui. (Nul/Nl)










