- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka

Keterangan Gambar : Pemprov Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Striti Convention Hall, Kota Palu, Kamis (12/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Striti Convention Hall, Kota Palu, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan operasional bandara sebagai pintu gerbang internasional Sulawesi Tengah.
Dalam waktu dekat, rute internasional Guangzhou–Palu akan segera beroperasi. Selain itu, rute Jakarta–Luwuk tanpa transit dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026.
Baca Lainnya :
- Viral! Siswi MTs di Sigi Minta Menu MBG Dibuat Enak untuk Kado Ulang Tahun Ayahnya
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
Dalam arahannya, Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido, menegaskan bahwa pre launching ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan konektivitas udara Sulawesi Tengah.
“Perubahan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional merupakan hasil dari proses panjang, perencanaan yang matang, serta kerja sama lintas sektor yang berkesinambungan. Bandara ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi etalase daerah dan wajah Sulawesi Tengah di mata nasional maupun internasional,” ujar Reny.
Ia menambahkan, pembukaan rute internasional diharapkan membuka peluang ekspor komoditas unggulan daerah dan meningkatkan arus investasi.
“Dengan dibukanya akses penerbangan internasional ke Palu, diharapkan akan terjadi peningkatan arus investasi, pertumbuhan sektor pariwisata, penguatan ekspor daerah, serta terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan status bandara harus diiringi dengan kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, sistem keamanan dan keselamatan penerbangan, hingga layanan keimigrasian, kepabeanan, dan karantina.
“Saya berharap FGD ini menghasilkan rekomendasi yang komprehensif, realistis, dan aplikatif, mencakup aspek regulasi, teknis operasional, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan,” tutupnya.
Ke depan, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri diharapkan tidak hanya menjadi simpul transportasi udara, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru dan penggerak pembangunan Sulawesi Tengah.
Adapun FGD tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, serta dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Capt. M. Mauludin, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, kepala bandara, kepala OPD, perwakilan dunia usaha, akademisi, dan mitra strategis. (Nul/Nl)










