- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
- Komisi II DPR RI Minta Kebijakan Bank Tanah di Lembah Napu Ditinjau Ulang
Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka

Keterangan Gambar : Pemprov Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Striti Convention Hall, Kota Palu, Kamis (12/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Striti Convention Hall, Kota Palu, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan operasional bandara sebagai pintu gerbang internasional Sulawesi Tengah.
Dalam waktu dekat, rute internasional Guangzhou–Palu akan segera beroperasi. Selain itu, rute Jakarta–Luwuk tanpa transit dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026.
Baca Lainnya :
- Viral! Siswi MTs di Sigi Minta Menu MBG Dibuat Enak untuk Kado Ulang Tahun Ayahnya
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
Dalam arahannya, Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido, menegaskan bahwa pre launching ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan konektivitas udara Sulawesi Tengah.
“Perubahan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional merupakan hasil dari proses panjang, perencanaan yang matang, serta kerja sama lintas sektor yang berkesinambungan. Bandara ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi etalase daerah dan wajah Sulawesi Tengah di mata nasional maupun internasional,” ujar Reny.
Ia menambahkan, pembukaan rute internasional diharapkan membuka peluang ekspor komoditas unggulan daerah dan meningkatkan arus investasi.
“Dengan dibukanya akses penerbangan internasional ke Palu, diharapkan akan terjadi peningkatan arus investasi, pertumbuhan sektor pariwisata, penguatan ekspor daerah, serta terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan status bandara harus diiringi dengan kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, sistem keamanan dan keselamatan penerbangan, hingga layanan keimigrasian, kepabeanan, dan karantina.
“Saya berharap FGD ini menghasilkan rekomendasi yang komprehensif, realistis, dan aplikatif, mencakup aspek regulasi, teknis operasional, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan,” tutupnya.
Ke depan, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri diharapkan tidak hanya menjadi simpul transportasi udara, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru dan penggerak pembangunan Sulawesi Tengah.
Adapun FGD tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, serta dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Capt. M. Mauludin, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, kepala bandara, kepala OPD, perwakilan dunia usaha, akademisi, dan mitra strategis. (Nul/Nl)









