- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas

Keterangan Gambar : Jembatan Palu IV dan Elevated Road Palu resmi dibuka penuh untuk umum pada Jumat (13/2/2026) pagi. (Foto : Humas Pemkot Palu)
Likeindonesia.com, Palu — Jembatan Palu IV dan Elevated Road Palu resmi dibuka penuh untuk umum pada Jumat (13/2/2026) pagi.
Peresmian pemanfaatan infrastruktur tersebut dilaksanakan pukul 09.00 WITA di kawasan jembatan.
Baca Lainnya :
- Paldam Palu Kembangkan 14 Ribu Lele Sistem Bioflok
- Permintaan Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, DPKP Gelar Gerakan Pangan Murah
- Mulai 13 Februari, Kontainer Tak Lagi Diizinkan Masuk Kota Palu
- Jumlah Penduduk Sulteng Tembus 3,15 Juta Jiwa pada 2025
- Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Palu, Damkar Catat 15 Kejadian Hingga 10 Januari
Open traffic ini menjadi tonggak lanjutan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana gempa dan tsunami 2018, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Palu.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido mengajak masyarakat untuk menjaga infrastruktur yang kini menjadi salah satu ikon baru Kota Palu.
“Saya meminta masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu mari kita sama-sama menjaga jembatan ini yang telah menjadi ikon baru untuk Kota Palu,” ujarnya kepada awak media.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan tersebut.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Presiden karena telah membantu membangun jembatan ini yang nantinya bisa kita manfaatkan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan kembali jembatan tersebut.
“Keberhasilan pembangunan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi yang diberikan sehingga proyek ini dapat terselesaikan dengan baik,” ungkap Wali Kota.
Menurutnya, Jembatan Palu IV memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat, serta diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas dan mempercepat akses dari kawasan barat ke timur Kota Palu maupun sebaliknya.
Sementara itu, Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menegaskan bahwa secara aset, jalan dan jembatan tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Palu.
“Nanti ini kan memang secara aset akan diserahkan ke kota,” ujarnya
Dari sisi teknis, Bambang menyebut jalan tersebut dirancang sebagai arteri sekunder dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.
“Kami hanya secara teknis menyampaikan bahwa jalan ini di desain untuk arteri sekunder, artinya ini di kecepatan 60 km/jam (maksimal, red),” katanya.
Ia menegaskan desain infrastruktur difokuskan pada aspek keselamatan sehingga tidak diperuntukkan bagi aktivitas lain di luar kendaraan bermotor.
“Artinya tidak ada aktivitas lain selain kendaraan, karena kami lebih fokus pada aspek keselamatan,” tegas Bambang.
Terkait harapan masyarakat mengenai keberadaan pedagang, pejalan kaki, maupun pesepeda, Bambang menyatakan pengaturannya akan menjadi kewenangan pemerintah kota melalui regulasi lanjutan.
“Tentunya harapan kami ini berkesinambungan, terutama juga dengan regulasi tadi, ada harapan masyarakat kaitannya dengan penjual, pejalan kaki, pesepeda, nanti itu akan diatur dalam regulasi selanjutnya,” jelasnya.
Dengan dibukanya Jembatan Palu IV dan Elevated Road, pemerintah berharap mobilitas masyarakat semakin meningkat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat sistem infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan di Kota Palu. (Rul/Nl)










