- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng

Keterangan Gambar : Turnamen olahraga Johnny Limbunan Cup ke-18 resmi digelar di Kota Palu, Jumat (13/2/2026) sore. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Turnamen olahraga Johnny Limbunan Cup ke-18 resmi bergulir di Kota Palu, Jumat (13/2/) sore.
Ajang tahunan ini mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni tenis meja, biliar, dan domino.
Baca Lainnya :
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Paldam Palu Kembangkan 14 Ribu Lele Sistem Bioflok
- Permintaan Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, DPKP Gelar Gerakan Pangan Murah
Ketua Panitia Johnny Limbunan Cup ke-18, Yusuf, mengatakan turnamen tersebut kembali digelar sebagai wadah pembinaan atlet di Sulawesi Tengah.
“Pada Johnny Limbunan Cup ke-18 ini kami menggelar tiga cabang olahraga, yakni tenis meja, biliar, dan domino. Kegiatan ini sudah yang ke-18 kali kami adakan,” ujar Yusuf kepada media ini diwawancarai.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama pelaksanaan turnamen tersebut adalah membina tim dan para atlet Sulawesi Tengah agar memiliki ruang latihan serta wadah kompetisi yang lebih terarah.
Menurut Yusuf, selama ini masih banyak atlet yang belum mendapatkan pembinaan memadai.
Karena itu, pihak keluarga Johnny Limbunan berinisiatif menghadirkan turnamen rutin agar para atlet, khususnya tenis meja, bisa lebih diperhatikan dan berkembang.
“Kami ingin memberikan ruang latihan dan wadah kompetisi bagi mereka agar bisa lebih terarah serta mendapatkan perhatian yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, melalui ajang ini diharapkan para atlet mampu membawa nama Sulawesi Tengah di berbagai kejuaraan ke depan.
Peserta turnamen tidak hanya berasal dari kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Yusuf menyebut, sejumlah atlet dari luar daerah juga ambil bagian.
“Ya, selain dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, ada juga peserta yang datang dari Gorontalo dan Makassar,” jelasnya.
Untuk cabang tenis meja, jumlah atlet yang ikut sekitar 30 sampai 40 orang. Di cabang biliar tercatat 48 atlet berpartisipasi, sementara domino diikuti sekitar 80 peserta.
Panitia menyiapkan total bonus untuk tiga cabang olahraga tersebut kurang lebih sebesar Rp100 juta. (Nul/Nl)










