- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
- Komisi II DPR RI Minta Kebijakan Bank Tanah di Lembah Napu Ditinjau Ulang
Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi

Keterangan Gambar : Peta sebaran petir di Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada periode 6-12 Februari 2026. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sekitarnya disambar 26.003 kejadian petir dalam kurun waktu dari 6 hingga 12 Februari 2026. Data tersebut dirilis BMKG Stasiun Geofisika Palu melalui laporan sebaran petir terbarunya.
Dalam laporan itu disebutkan, 10 Februari 2026 menjadi hari dengan aktivitas petir tertinggi, yakni mencapai 9.366 kejadian dalam sehari. Angka ini menunjukkan peningkatan aktivitas atmosfer yang cukup signifikan dibanding hari-hari lainnya.
Baca Lainnya :
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Komnas HAM Desak Perbaikan Jembatan Putus di Bontopangi, Siswa Disebut Pertaruhkan Nyawa
- Paldam Palu Kembangkan 14 Ribu Lele Sistem Bioflok
- Permintaan Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, DPKP Gelar Gerakan Pangan Murah
Secara bertahap, aktivitas petir tercatat sebanyak 3.103 kejadian pada 6 Februari, kemudian 2.197 kejadian pada 7 Februari dan 2.782 kejadian pada 8 Februari. Jumlahnya kembali meningkat pada 9 Februari menjadi 3.838 kejadian sebelum akhirnya melonjak tajam pada 10 Februari.
Setelah puncak tersebut, jumlah kejadian petir turun drastis pada 11 Februari menjadi 604 kejadian, yang sekaligus menjadi angka terendah dalam periode sepekan itu.
Sementara pada 12 Februari, aktivitas kembali meningkat dengan 4.039 kejadian.
Menyikapi tingginya aktivitas petir, BMKG Stasiun Geofisika Palu mengimbau masyarakat Sulteng untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah siaga yang dapat dilakukan di antaranya menghindari berada di ruang terbuka saat terjadi hujan disertai petir, tidak berlindung di bawah pohon, serta menjauhi tiang listrik dan benda-benda berbahan logam.
Selain itu, masyarakat juga disarankan mencabut peralatan listrik dari sumber arus, serta berlindung di dalam ruangan yang aman hingga kondisi cuaca membaik. (Nul/Nl)









